Kasus Covid Tinggi, Menkes Budi Imbau Warga Tak Mudik Lebaran

CNN Indonesia | Sabtu, 20/02/2021 14:35 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga tak mudik Lebaran karena kasus covid-19 masih tinggi. Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau warga tak mudik Lebaran karena kasus covid-19 masih tinggi. (Foto: Biro Setpres/Rusman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin tidak menganjurkan masyarakat untuk mudik dan bepergian saat libur Lebaran tahun ini demi menekan penularan virus corona (Covid-19) yang masih tinggi.

Budi mengimbau agar masyarakat Indonesia merayakan Hari Idul Fitri yang jatuh sekitar tanggal 13 April itu dengan tetap berada di rumah saja.

"Terlihat tren setiap kali libur panjang dengan mobilitas tinggi itu rata-rata kasus positif naik 30-40 persen. Kita melihat lebaran tahun lalu seperti itu, libur Natal dan Tahun Baru juga dampaknya sangat tinggi," kata Budi dalam jumpa pers Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Jilid 3 pada Sabtu (20/2).


"Nah liburan panjang besar berikutnya adalah libur Lebaran. Ini tolong diimbau agar kalau bisa lakukan terbatas saja, di rumah saja. Karena itu tadi jangan sampai yang sudah dilakukan bagus sekarang harus kita ulang lagi karena ada kenaikan kasus positif lagi," paparnya menambahkan.

Berkaca dari libur Tahun Baru Imlek kemarin, Budi berkata mobilitas masyarakat tidak terlalu tinggi. Ia berharap hal itu bisa menekan jumlah penularan corona ke depannya.

"Kita bersyukur Imlek kemarin mobilitas tidak naik terlalu tinggi. Nanti kita lihat dalam dua pekan ke depan dampaknya seperti apa tapi Insyaallah (kasus penularan corona) tidak tinggi," kata Budi.

Sementara itu, kasus positif virus corona bertambah 10.614 pada Jumat (19/2).

Dengan demikian, total jumlah kasus positif virus di Indonesia sebanyak 1.263.299 kasus dengan total 35.152 meninggal dunia dan 1.069.005 sembuh.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo juga telah mengusulkan libur Hari Raya Idul Fitri hingga tahun baru 2021 diperpendek demi menekan penularan Covid-19 saat libur panjang.

Tjahjo menilai pemangkasan cuti bersama dan pelarangan ASN ke luar kota saat libur panjang efektif mengurangi penambahan penularan kasus corona.

Ia berkaca kebijakan pemerintah menerapkan larangan ASN, TNI dan Polri ke luar kota saat libur panjang Imlek 12-14 Februari 2020 lalu mampu menurunkan penambahan pasien Covid-19 hingga 25 persen.

(rds/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK