Jokowi Tinjau Food Estate dan Bendungan di NTT Besok

CNN Indonesia | Senin, 22/02/2021 16:59 WIB
Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjuni Kabupaten Sumba Tengah dan Maumere, NTT, untuk meninjau food estate dan bendungan. Presiden Joko Widodo akan bertolak ke NTT untuk meninjau food estate dan bendungan besok, Selasa (23/2) (Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan mengunjungi Kabupaten Sumba Tengah dan Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/11). Dalam kunjungan ini, Jokowi akan meninjau food estate (lumbung pangan) di Sumba Tengah.

"Ada dua wilayah yang akan dikunjungi Presiden yakni Sumba Tengah di Pulau Sumba dan Maumere, Sikka di Pulau Flores," kata Kapenrem 161/Wirasakti, Mayor Arwan, Senin (22/2) dikutip Antara.

Di Sumba Tengah, Jokowi akan meninjau lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi food estate, sementara di Maumere, mantan wali kota Solo itu akan meresmikan Bendungan Napun Gete.


Mengenai persiapan pengamanan, Arwan mengatakan, hari ini telah digelar apel pasukan pengamanan di Maumere, Sikka.

Sebelumnya, Bupati Sumba Tengah, Paulus Limu mengatakan food estate di Sumba Tengah terbagi menjadi 5 zona. Zona 1 ada di Desa Umbu Pabal, zona 2 di Desa Umbu Pabal Selatan, zona 3 di Desa Elu, zona 4 di Desa Makatakeri dan zona 5 di Desa Tanamodu, Kecamatan Katikutana Selatan.

"Food estate di Sumba tengah, diberikan luas lahan 5000 hektare. Sawahnya 3000 dan ladangnya 2000. Semuanya berjalan dengan baik," kata Paulus.

Namun, Koordinator Nasional Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) mengkritik rencana program food estate yang tengah dijalankan pemerintah pusat saat ini.

"Saya sepakat butuh cadangan pangan yang lebih banyak supaya enggak tergantung ke luar. Tapi, pertanyaannya caranya bagaimana? Dalam diskursus pemberitaan banyak media, statement penjabat, kita menyaksikan bahwa asumsi awal pembangunan food estate untuk menguatkan cadangan pangan dalam negeri, meningkatkan ketahanan pangan kita," kata Koordinator KRKP Said Abdullah.

Tapi, menurutnya pernyataan itu justru terbantahkan dengan langkah dan penjelasan lain dari pejabat-pejabat terkait. Alih-alih memperkuat petani-petani kecil, pemerintah justru menyerukan proyek food estate atau lumbung pangan skala besar di 600 ribu hektare yang meliputi lahan gambut dan persawahan masyarakat adat.

Selain di NTT, food estate juga dibangun di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Pemerintah akan menanam padi, singkong, hingga bawang di lumbung pangan tersebut.

(Antara/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK