Veronica Koman Singgung Sikap RI di Isu Papua dan Myanmar

CNN Indonesia
Senin, 01 Mar 2021 11:04 WIB
Aktivis pro kemerdekaan Papua Veronica Koman mengajak masyarakat Indonesia bersolidaritas atas penolakan rakyat Myanmar terhadap kudeta militer. Veronica Koman. (Screenshot via Twitter/@VeronicaKoman)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktivis Veronica Koman menyinggung perbedaan sikap pemerintah Indonesia dalam menyikapi desakan menyelesaikan masalah Papua dan merespons kudeta di Myanmar.

Menurutnya, langkah Indonesia dalam menyikapi kudeta Myanmar sejauh ini bagus, namun tidak ketika menyikapi isu Papua.

"Lucu, Indonesia tidak mengindahkan desakan internasional untuk supaya menyelesaikan konflik di Papua, tapi bisa berani untuk Myanmar sebetulnya langkah yang bagus," kata Veronica dalam webinar yang digelar Milk Tea Alliance Indonesia, Minggu (28/2) malam.


Dia menerangkan, masyarakat Indonesia tidak boleh bersikap cuek dalam menyikapi isu kudeta di Myanmar. Pasalnya, menurut dia, situasi yang terjadi di Myanmar bisa saja terjadi di Indonesia.

"Menurut saya masalah kudeta di Myanmar urusan bersama, tidak berarti bahwa kudeta di Myanmar kemudian kita orang Indonesia bisa cuek-cuek saja, apalagi tetangga ASEAN jadi sangat penting orang Indonesia bersolidaritas," katanya.

"Karena sebetulnya apa yang terjadi di wilayah regional sangat berpengaruh, jangan anggap remeh, karena kalau kita lihat Arab Spring itu terjadi di regional. Revolusi saja bisa menular, kenapa militerisme tidak," imbuh Veronica.

Ia menyatakan, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) pernah menyatakan bahwa militer di Indonesia semakin parah karena sudah ikut mengawal demonstrasi yang digelar masyarakat sipil.

Menurutnya, situasi yang membedakan Indonesia dengan Myanmar hanya soal kudeta saja.

"Sebenarnya sama, cuma yang di Indonesia tidak terang kudeta, tapi padahal militer di Indonesia sudah merasuki sipil dengan peraturan TNI bisa di demo sipil," kata Veronica.

Berangkat dari itu, ia mengajak masyarakat Indonesia untuk bersuara supaya menekan pemerintah supaya semakin tegas menyikapi isu kudeta Myanmar.

Veronica berkata, saat ini merupakan momentum orang di Asia Tenggara untuk bangkit dari kecenderungan demokrasi yang kurang bagus selama ini.

"Karena ada yang dalam lingkup internasional namanya ASEAN way dan itu sudah banyak di kritik orang artinya itu diam-diam saja kayak saling mendukung ketidakdemokrasian masing-masing," katanya.

(mts/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER