Kontak Erat Mutasi Virus Inggris, 15 Warga Karawang Tes PCR

CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 18:28 WIB
Sebanyak 15 orang dites PCR karena melakukan kontak erat dengan dua warga Karawang yang teridentifikasi sempat terpapar mutasi virus SARS-CoV-2 B117. Sebanyak 15 orang dites PCR karena melakukan kontak erat dengan dua warga Karawang yang teridentifikasi sempat terpapar mutasi virus SARS-CoV-2 B117. Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Karawang telah rampung melakukan pemeriksaan terhadap 15 kontak erat dua warga Karawang yang teridentifikasi sempat terpapar mutasi virus SARS-CoV-2 B117.

Belasan kontak erat itu diperiksa menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk kemudian sampelnya diserahkan ke Litbangkes Kementerian Kesehatan untuk ditindaklanjuti melalui teknik pencarian strain virus dengan metode Whole Genome Sequence (WGS).

"Kalau sudah diperiksa yang pasti kita 9 orang di keluarganya nyonya M, dan 6 orang di keluarganya nyonya A. Kalau yang di pusat itu kan memang wilayah di pusat ya," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang Fitra Hergyana saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (3/3).


Fitra menyebut M dan A beserta 15 kontak erat yang telah diperiksa terpantau dalam keadaan baik, serta tidak menunjukkan gejala klinis virus corona sejauh ini. Pemeriksaan itu juga tidak menutup kemungkinan akan diperluas bila dilaporkan temuan gejala klinis covid-19 di sekitar lingkungan M dan A.

Lebih lanjut, Fitra membeberkan keduanya merupakan pekerja migran dari Saudi Arabia yang pulang ke Indonesia menggunakan pesawat berbeda, namun sama-sama mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kasus pertama yakni M, warga Kecamatan Lemah Abang, mendarat di Bandara Soetta pada 28 Januari 2021. Kemudian kasus kedua A yang berasal dari Kecamatan Pedes mendarat pada 31 Januari 2021. Fitra menyebut mereka langsung menjalani tes swab PCR begitu tiba di Bandara Soetta. Hasil tes keduanya positif dan langsung menjalani isolasi di Jakarta.

"Mungkin banyak pertanyaan juga kenapa mereka [M dan A] kembali kami periksa, karena virus yang bermutasi kan memang harus diteliti lagi ya seperti apa, dan ini juga upaya preventif Dinkes Kabupaten Karawang, Dinkes provinsi, dan juga Satgas," jelasnya.


Namun demikian, ia meminta seluruh warga tidak perlu terlalu parno, meski tetap harus waspada terhadap potensi penularan mutasi virus asal Inggris itu. Fitra sekaligus memastikan bahwa M dan A untuk saat ini sudah dinyatakan negatif covid-19.

"Intinya tidak usah khawatir tapi tetap waspada, intinya seperti itu. Karena pasien dianggap sembuh dari sana, Wisma Atlet Pademangan," pungkasnya.

Mutasi virus yang diketahui pertama kali ditemukan di Inggris itu kini telah menyebar di lebih dari 33 negara. Virus SARS-CoV-2 B117 dinilai lebih cepat menyebar. Temuan itu pertama kali disampaikan oleh Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono pada Selasa (2/3) kemarin.

Dante mengaku temuan itu baru dilaporkan Senin (1/3) malam lalu. Temuan itu didapatkan dari hasil pemeriksaan terhadap 462 sampel yang dilakukan metode pemeriksaan WGS.

(khr/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK