Solo dan 5 Daerah di Jateng Masuk Zona Merah Covid

CNN Indonesia | Jumat, 19/03/2021 16:11 WIB
Wabah Covid-19 di Kota Solo yang sempat diklaim Gibran terkendali pada awal Maret lalu, pada pekan ini menyandang status zona merah penyebaran virus corona. Sebanyak 12 kabupaten kota masuk zona merah covid (Foto: AFP/ADEK BERRY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan 12 kabupaten/kota berada di zona merah penyebaran Covid-19. Sebanyak enam dari 12 kabupaten/kota tersebut berada di Jawa Tengah.

Data tersebut merupakan laporan Satgas Covid-19 per 28 Februari 2021. Berdasarkan laporan itu, enam daerah di Jateng termasuk zona merah yakni Cilacap, Banyumas, Wonogiri, Wonosobo, Rembang, dan Solo.

Laporan Satgas Covid-19 ini bertentangan dengan klaim Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang menyebut situasi pandemi Covid-19 di wilayahnya terkendali. Gibran beberapa hari lalu mengatakan tak ada zona merah dan oranye di Kota Solo.


Gibran pun berencana melonggarkan aturan untuk bioskop, wayang orang, dan ketoprak di wilayahnya.

"Baiknya di Solo tidak ada zona merah dan oranye. Vaksinasi kita kan cepat, jadi kita ingin pemulihan ekonomi dipercepat," kata Gibran, awal Maret lalu.

Selain Solo dan lima daerah di Jawa Tengah,  ada 6 kabupaten/kota lainnya yang juga terdaftar zona merah. Dua diantaranya berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yakni Kupang dan Kota Kupang. Kemudian Kabupaten Bantul dari Provinsi Yogyakarta, yang termasuk dalam zona merah.

Lalu ada tiga daerah lainnya yakni berasal dari Provinsi Bali, di antaranya Tabanan, Badung, dan Kota Denpasar termasuk dalam zona merah.

Tercatat jumlah kasus positif Covid-19 hingga Kamis (18/3) terakumulasi sebanyak 1.437.283 kasus, sebanyak 1.266.673 di antaranya kasus sembuh, dan 38.915 meninggal dunia.

Sementara untuk menekan laju penularan, pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro selama dua pekan hingga 5 April mendatang. 

(mln/psp)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK