Vaksinasi Lansia di Hang Jebat Jaksel Kurangi Jam Operasional

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 16:52 WIB
Pelaksanaan vaksinasi lansia di Hang Jebat, Jakarta Selatan jam operasionalnya dikurangi selama Ramadan jadi pukul 08.00-15.00 WIB. Petugas melayani lansia yang akan mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19 di Hang Jebat, Jakarta Selatan, Rabu (14/4//2021). (CNN Indonesia/Yulia Adiningsih)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi lansia di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) di Hang Jebat, Jakarta Selatan jam operasionalnya dikurangi selama bulan suci Islam, Ramadan 1442 Hijriah ini.

Plt Kepala Pusat Pelatihan SDM Kemenkes, Oos menjelaskan selama Ramadan jam operasional dibuka pukul 08.00-15.00 WIB.

"Hari biasa sampai pukul 16.00 WIB. Lebih cepat 1 jam selesainya," ucap Oos kepada CNNIndonesia.com, Rabu (14/4).


Terpisah, Humas Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM (PPSDM) Kesehatan, Herlambang mengatakan pengurangan jam operasional vaksinasi mengikuti jam kerja PNS selama Ramadan.

"Dari Menpan RB di situ dikatakan jam masuk PNS sampai 15.00 WIB. Kalau hari biasa kan jam 16.00 WIB," ucapnya saat ditemui di lokasi vaksinasi Hang Jebat, Rabu siang.

Meski begitu, antusiasme lansia untuk mengikuti vaksinasi cukup tinggi dalam dua hari Ramadan ini. Salah seorang tenaga keamanan di BBPK Hang Jebat, Ujang, mengatakan sejak pukul 07.30 WIB para lansia sudah berdatangan dan melakukan registrasi.

Sementara itu hari ini pukul 11.45 WIB hari ini, lansia yang sudah registrasi tercatat sudah mencapai 1.048 pendaftar. Data ini akan terus bertambah sebab, para pansia masih banyak yang berdatangan.

Sebelumnya, pada hari pertama Ramadhan (13/4), tercatat 1.544 lansia yang melakukan vaksinasi di Hang Jebat.

Herlambang mengatakan jumlah ini tidak jauh beda dengan hari-hari biasanya. Pada hari biasa, jumlah lansia yang mendapatkan vaksin mencapai 1.500-2.000 orang per hari.

Diketahui, vaksinasi ini merupakan bagian dari vaksinasi tahap dua yang salah satunya menyasar lansia.

Pada tahap ini, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan 21.553.118 suntik vaksin untuk lansia. Namun, sampai saat ini jumlah lansia yang divaksin masih jauh dari target.

Jumlah lansia yang baru mendapatkan dosis pertama yaitu 2.108.521 atau baru 9,78 persen dari jumlah target yang ditetapkan.

Sedangkan, jumlah lansia yang sudah mendapatkan dosis kedua yaitu 722.410 orang atau 3,35 persen dari jumlah target.

(yla/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK