Rizieq Singgung Restu untuk Bima Arya Jadi Walkot Bogor

CNN Indonesia | Rabu, 14/04/2021 17:04 WIB
Mantan Imam Besar FPI Rizieq Shihab menyinggung restu dirinya agar Bima Arya maju dalam Pilkada Kota Bogor beberapa waktu lalu. Mantan Imam Besar FPI Rizieq Shihab menyinggung restu dirinya untuk Bima Arya maju dalam Pilkada Kota Bogor. (AP/Achmad Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menyinggung soal restu yang dirinya berikan kepada salah satu muridnya, Mahdi Assegaf untuk mendukung Bima Arya maju dalam Pilkada Kota Bogor.

Hal itu Rizieq sampaikan saat pemeriksaan saksi Wali Kota Bogor Bima Arya dalam kasus dugaan pemalsuan hasil tes Covid-19, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4).

"Habib Hanif sampaikan, Anda kenal Habib Mahdi Assegaf? Habib Mahdi Assegaf sangat dekat dengan Anda, bahkan pendukung utama Anda pada saat pemilihan Wali Kota Bogor, dan saya yang merestui, karena saya gurunya," kata Rizieq.


Rizieq lantas mempertanyakan mengapa Bima tak menggunakan cara-cara kekeluargaan ketika menyelesaikan persoalan tes swab di RS Ummi Kota Bogor. Ia menyayangkan Bima yang langsung melaporkan polemik ini ke pihak berwajib.

Padahal, kata Rizieq, Bima memiliki hubungan dekat dengan banyak pemuka agama yang selama ini memiliki relasi dengannya. Selain Mahdi Assegaf, Rizieq juga menyinggung bahwa Bima dekat dengan ulama Muhammad Husni Thamrin.

"Itu juga pendukung Anda luar biasa. Habib Tam itu orang tua saya. Kalau Anda dekati Habib Tam, Habib Tam suruh saya temui Anda, jangankan saya lagi sehat, lagi sakit pun saya akan datang ke kantor Anda," ujarnya.

Rizieq bertanya-tanya karena Bima tak mau menggunakan jalur kekeluargaan untuk menyelesaikan polemik hasil tes swab di RS Ummi. Menurutnya, tak seharusnya Bima mengambil kesimpulan dirinya akan menolak menggunakan cara kekeluargaan.

"Kenapa pintu-pintu ini tidak digunakan untuk kita kekeluargaan menyelesaikan persoalan? Saya bisa bantu Anda, artinya kenapa nggak maksimal lakukan pendekatan? Saudara bilang Habib Hanif baik, kenapa Saudara nggak manfaatkan pintu kekeluargaan ini?" kata Rizieq.

Merespons hal itu, Bima menyatakan persoalan yang menimpa Rizieq berbeda konteks bila dilakukan pendekatan kekeluargaan.

"Gini, setiap persoalan itu kan selalu ada konteksnya. Konteksnya kan adalah antara Satgas dan RS Ummi. Saya sebagai Kasatgas tentu tidak langsung ke Habib Rizieq Shihab, tetapi ke Ummi yang tak lakukan prosedurnya," kata Bima.

(rzr/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK