PAN Sudah Siapkan Kader Jika Masuk Reshuffle Kabinet Jokowi

CNN Indonesia | Selasa, 20/04/2021 16:45 WIB
Politikus PAN, Guspardi Gaus mengatakan pihaknya belum menerima informasi yang utuh dari Istana Kepresidenan terkait tawaran dalam kabinet. Presiden Jokowi bersama Kabinet Indonesia Maju. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Politikus Partai Amanat Nasional (PAN), Guspardi Gaus menyatakan partainya sudah menyiapkan kader-kader terbaik jika diajak bergabung masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

PAN, kata dia, siap berkontribusi bagi bangsa dan negara di pos kementerian manapun yang diamanatkan Jokowi nantinya.

"[PAN] memiliki banyak kader terbaik jika diminta bergabung dalam kabinet Jokowi. Kami siap berkontribusi bagi bangsa dan negara apapun pos yang diamanatkan nantinya. Siapa pun orangnya bagi PAN tidak ada persoalan," kata Guspardi saat dikonfirmasi, Selasa (20/4).


Namun demikian, ia mengatakan bahwa PAN belum menerima informasi yang utuh dari Istana Kepresidenan terkait tawaran dalam kabinet. Menurutnya, kabar PAN akan merapat ke pemerintah justru baru diterima sebatas informasi dari para pengamat politik dan media massa.

Guspardi berkata, PAN masih pada posisi menunggu hingga saat ini. Ia pun menyatakan bahwa PAN menghormati apapun keputusan Jokowi terkait reshuffle atau perombakan kabinet. Masuk atau tidak masuk dalam kabinet, kata dia, posisi PAN tetap mendukung kebijakan pro-rakyat.

"Dan jika ada sesuatu yang tidak pas, kita akan kritisi kebijakan pemerintah tersebut," kata Guspardi.

Lebih jauh dia menyatakan bahwa partainya mendukung langkah Jokowi untuk kembali melakukan perombakan kabinet. Menurutnya, perombakan kabinet perlu dilakukan agar roda pemerintahan semakin baik.

"Semua keputusan yang akan diambil Jokowi tentu sudah melewati pertimbangan politik, efektivitas dalam upaya peningkatan kinerja kabinet, demi kemajuan bangsa dan negara," ucapnya.

Wacana perombakan kabinet kembali mencuat usai DPR menyetujui permintaan Jokowi untuk melebur Kemenristek ke dalam Kemendikbud. Selain itu, Jokowi juga membentuk Kementerian Investasi.

Di tengah wacana itu, muncul juga isu penambahan jumlah partai politik di dalam barisan pendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf. Parpol tersebut ialah Partai Amanat Nasional (PAN). Namun, Ketua DPP PAN, Saleh Partaonan Daulay, menyatakan partainya belum membicarakan wacana masuk Kabinet Indonesia Maju di tengah isu reshuffle kabinet.

Pihaknya saat ini masih sibuk melakukan konsolidasi internal dari tingkat wilayah hingga ke ranting di seluruh Indonesia.

"Secara formal, di internal PAN itu tidak pernah membicarakan hal itu atau belum pernah membicarakan hal itu (soal masuk kabinet)," kata Saleh kepada CNNIndonesia.com, Kamis (15/4).

(mts/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK