Prostitusi Online, Polisi Dalami Pemilik RedDoorz Tebet

CNN Indonesia | Jumat, 23/04/2021 17:38 WIB
Sejauh ini, kepolisian telah mengamankan 15 orang yang terlibat prostitusi online di Tebet, Jakarta Selatan. Ilustrasi prostitusi (Istockphoto/ Motortion)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih mendalami keterlibatan pemilik RedDoorz Plus Near TIS Square, Tebet, Jakarta Selatan dalam bisnis prostitusi online yang dilakukan di hotel tersebut.

Diketahui, polisi telah melakukan penggerebekan dan mengamankan 15 orang terkait prostitusi online di lokasi itu pada Kamis lalu(22/4).

"Untuk pemilik tempat masih pendalaman apa keterkaitannya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Jumat (23/4).


Disampaikan Yusri, pemilik tempat itu masih berstatus sebagai saksi. Masih perlu didalami dulu apakah memang pemilik memang sengaja menyiapkan tempat untuk prostitusi online atau tidak.

"Belum (tersangka) kita dalami keterkaitannya dia juga menyediakan tempat atau tidak, ini masih didalami penyidik," tutur Yusri.

Dalam kasus ini, tujuh orang yang berperan sebagai muncikari dan joki telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, mereka tidak ditahan karena masih di bawah umur.

Para tersangka ini dijerat UU Perlindungan Anak. Selain itu, mereka pun dikenakan dengan UU ITE karena menawarkan jasa prostitusi online lewat media sosial.

Sementara itu, dari delapan korban yang juga anak di bawah umur, sebagian telah dikembalikan ke orang tuanya. Sedangkan empat lainnya, dititipkan sementara di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pemprov DKI.

(dis/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK