Belajar Urus Negara, Pengurus PKS Kunjungi Kantor PDIP

CNN Indonesia | Selasa, 27/04/2021 13:03 WIB
DPP PKS mengklaim selama ini selalu menjaga hubungan baik dengan PDIP meski berada di posisi yang berbeda di pemerintahan. Sejumlah pengurus PKS berkunjung ke kantor DPP PDIP (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menemui jajaran pengurus DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (27/4).

Sekjen DPP PKS Aboe Bakar Al-Habsyi menyatakan bahwa langkahnya menemui PDIP ialah untuk belajar cara mengurus negara. Bahkan, Aboe sempat meminta jajaran pengurus DPP PDIP yang dipimpin Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk berbagai ilmu dengan PKS.

"Bagi-bagi ilmunya lah," kata Aboe seperti dikutip dari siaran pers PDIP yang diterima CNNIndonesia.com pada Selasa (27/4).


Aboe mengaku pihaknya berbahagia bisa mendatangi Kantor DPP PDIP. Menurutnya, berada di Kantor DPP PDIP seperti berada di rumah sendiri karena terasa penuh dengan berkah.

Lebih lanjut, Aboe menyampaikan bahwa Presiden PKS Ahmad Syaikhu sebenarnya dijadwalkan ikut dalam kunjungan ke DPP PDIP itu. Namun, dia berkata PKS sedang berduka karena Sekretaris Majelis Syuro PKS wafat.

Aboe juga menyampaikan bahwa perbedaan pendapat yang senantiasa terjadi antara PDIP dan PKS merupakan hal yang biasa. Dia menegaskan, posisi PKS yang berada di luar pemerintahan saat ini merupakan hak demokrasi.

"Di pertemuan silaturahmi ini membahas masalah kebangsaan. Jangan kesannya seakan PDI Perjuangan dan PKS selalu berlawanan. Kita bersama saja. Kalau berbeda pendapat itu hal biasa. Maksud saya, bernegara harus kita bikin suasana happy. Kalau ada berbeda sedikit, ya silahkan. Kalau di luar pemerintahan, itu balancing dan hak demokrasi," katanya.

Sementara itu, Hasto mengatakan PDIP menyambut rombongan pengurus DPP PKS dengan terbuka. Ia menilai komunikasi politik memang harus dilakukan, terlebih berbicara atau berbagi untuk kemajuan bangsa.

Hasto juga mengatakan PDIP sangat menghormati posisi PKS yang berada di luar pemerintahan saat ini.

"Walau berbeda posisi di pemerintahan, bukan berarti tak ada ruang untuk dialog," tutur Hasto.

Diketahui, PKS telah melangsungkan sejumlah pertemuan bertajuk silaturahmi dengan beberapa petinggi parpol selama Bulan Ramadan tahun ini. Silaturahmi pertama dilakukan dengan Ketum PPP, Suharso Monoarfa.

Syaikhu menerima jajaran Suharso di markas PKS yang berada di wilayah TB Simatupang, Jakarta Selatan, 14 April 2021. Dalam pertemuan itu, kedua partai mencuatkan gagasan poros Islam untuk Pilpres 2024.

Lalu silaturahmi dilanjutkan Syaikhu dan jajarannya dengan bertamu ke markas DPP Demokrat pada 22 April 2021.

Sebelumnya, PKS juga sudah merencanakan menemui Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Namun, pertemuan itu batal terlaksana beberapa jam jelang waktu yang dijadwalkan.

(mts/bmw/bmw)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK