Polisi Amankan 15 Orang Mahasiswa Papua di Demo Buruh Jakarta

CNN Indonesia | Sabtu, 01/05/2021 14:27 WIB
Polisi menyebut para mahasiswa Papua itu tidak mengantongi izin berunjuk rasa. Mereka diamanankan untuk didata sebelum dilepas kembali. Polisi mengamankan 15 mahasiswa Papua yang akan menggelar aksi dalam perayaan Hari Buruh di Jakarta. (CNN Indonesia/Martahan Sohuturon)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi mengamankan 15 orang mahasiswa Papua yang hendak menggelar aksi unjuk rasa memperingati Hari Buruh Internasional di Patung Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan pihaknya mengamankan karena alasan administrasi. Dia menyebut para mahasiswa tak melakukan pemberitahuan sebelum aksi.

"Iya, diamankan. Sekarang ke Polda Metro, mereka mau unjuk rasa tanpa surat izin pemberitahuan," kata Yusri saat dihubungi CNNIndonesia.com, Sabtu (1/5).


Yusri menyebut ada 15 orang mahasiswa Papua yang diamankan. Mereka ditangkap aparat kepolisian saat melintas di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat.

Dia menyampaikan polisi hanya mendata para mahasiswa. Polda Metro Jaya tak melakukan penahanan terhadap lima belas orang tersebut.

"Kita lagi data, habis itu suruh pulang," tuturnya.

Elemen buruh dan mahasiswa hari ini turun ke jalan memperingati Hari Buruh Internasional. Di Jakarta, Hari Buruh Internasional diperingati lewat aksi unjuk rasa di Patung Arjuna Wiwaha, Kantor ILO, dan Gedung Mahkamah Kontitusi.

Sejumlah serikat buruh menyampaikan tuntutan beragam. Beberapa di antaranya adalah kenaikan upah minimum, pencairan tunjangan hari raya (THR), dan pencabutan UU Cipta Kerja.

(dhf/sur)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK