Satgas Ingatkan Lagi Pemda Satu Narasi soal Larangan Mudik

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 16:23 WIB
Satgas mengingatkan narasi tunggal larangan mudik dari pemerintah bagi pemda yang masih mengizinkan mudik di masa larangan. Satgas covid-19 mengingatkan agar pemda mematuhi larangan mudik dari pemerintah. (Foto: Dok. Biro Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa segala jenis mudik, lokal maupun mudik perjalanan antarprovinsi dilarang selama periode 6-17 Mei mendatang.

Hal ini merespons sejumlah kepala daerah yang masih mengizinkan mudik lokal, termasuk Gubernur NTB Zulkieflimansyah.

"Pemerintah sepakat meniadakan mudik apapun bentuknya. Mohon kepada seluruh jajaran pemerintah daerah maupun masyarakat dapat menjadi agen promosi kesehatan yang baik dengan berlandaskan satu narasi dari pemerintah," kata Wiku dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube BNPB Indonesia, Selasa (27/4).


Wiku menegaskan bahwa setiap mobilitas warga berpotensi menimbulkan transmisi virus corona yang baru. Apalagi dengan tradisi mudik Lebaran yang identik dengan interaksi keluarga besar.

Wiku kembali mengingatkan bahwa penularan virus corona berasal dari interaksi langsung antarmanusia dan melalui droplet. Meski masyarakat membawa surat negatif covid-19, namun belum tentu selamanya terbebas dari paparan virus corona. Sebab, bisa jadi saat di perjalanan ia tertular covid-19.

"Kejadian ini sering sekali tidak dapat dielakkan bahkan pada orang yang sudah memahami pentingnya protokol kesehatan sekalipun," kata dia.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah sebelumnya memperbolehkan warga mudik antardaerah di NTB. Ia menuangkan izin mudik dalam surat Surat Edaran (SE) Nomor 550/05/KUM/Tahun 2021.

Mudik dengan berbagai moda transportasi di NTB diizinkan asal sesuai protokol kesehatan. Salah satunya, pembatasan jumlah penumpang maksimal 70 persen dari kapasitas.

(khr/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK