Anies soal Demokrat AHY Pasca-KLB: Insyaallah Makin Solid

CNN Indonesia | Kamis, 06/05/2021 23:27 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan mendoakan kepemimpinan AHY di Partai Demokrat makin solid pasca-kasus KLB. Ketum Partai Demokrat AHY menyambangi Balai Kota DKI untuk bertemu Gubernur Anies Baswedan, Kamis (6/5). (Foto: CNN Indonesia/Thohirin)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meyakini kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Partai Demokrat bakal makin solid pasca kasus kongres luar biasa (KLB) di Deliserdang, Sumatra Utara.

Pernyataan itu disampaikan Anies saat menerima kunjungan AHY bersama sejumlah petinggi partai Demorkat, seperti Sekjen Teuku Rifky Harsya dan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra di Pendopo Kompleks Balai Kota, Kamis (6/5) sore.

Kepada AHY, Anies bilang Partai Demokrat baru saja melewati ujian yang tidak sederhana.


"Partai Demokrat baru saja melewati ujian yang tidak sederhana, insyaallah ini akan membuat kepemimpinan makin solid partai juga makin solid dan memberi manfaat bagi semua," kata Anies usai pertemuan.

Anies mengucapkan terima kasih atas kunjungan DPP Partai Demokrat yang dipimpin langsung Ketum AHY. Ia juga berterima kasih Partai Demokrat selama ini telah banyak bekerja sama dengan dirinya.

Sementara itu, melanjutkan sambutan Anies, AHY mengaku kedatangannya hanya untuk bersilaturahmi. Ia menyebut Anies adalah teman sekaligus kawan berdiskusinya sejak lama.

Dalam pertemuan tertutup selama kurang lebih satu jam di Balai Kota, AHY mengaku tak banyak yang didiskusikan. Saat ditanya terkait kemungkinan koalisi, keduanya hanya tertawa.

AHY berkata pertemuan tersebut, belum membahas soal kemungkinan koalisi untuk 2024. Pertemuan, katanya, hanya membahas sejumlah persoalan yang dihadapi Bangsa Indonesia saat ini, terutama terkait penanganan pandemi Covid-19.

Menurut dia, penanganan masalah Bangsa, bukan hanya ditangani oleh pemerintah, namun juga oleh partai politik. AHY mengaku selama ini terus mendukung kerja-kerja Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies Baswedan.

"Tidak ada pembicaraan soal politik praktis yang terlalu jauh, hanya ingin meyakinkan bahwa dalam situasi negeri yang membutuhkan kehadiran kita semua, negara hadir pemerintah hadir, partai politik dan semua elemen bangsa harus hadir, itulah diskusi kita semua," tutup dia.

Sebelumnya, Partai Demokrat sempat diterpa isu perpecahan lantaran sejumlah kader dan eks kader menggelar KLB di Sumut, beberapa waktu lalu. Kubu ini mengangkat Kepala Staf Presiden Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat menggantikan AHY.

Namun, Kementerian Hukum dan HAM menolak pengajuan kepengurusan baru ini lantaran masalah administrasi dan tetap mengakui DPP Partai Demokrat pimpinan AHY.

(thr/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK