Video Viral, Gubernur Maluku Bentak Protokoler Istana

CNN Indonesia | Jumat, 07/05/2021 06:11 WIB
Sebuah video menjadi viral lantaran berisi adegan Gubernur Maluku Murad Ismail sedang memarahi perempuan yang diketahui sebagai protokoler istana. Gubernur Maluku Murad Ismail tertangka kamera tengah memarahi protokoler istana. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Ambon, CNN Indonesia --

Aksi Gubernur Maluku Murad Ismail memarahi seorang perempuan yang sempat menghalangi laju mobilnya dalam iring-iringan Presiden Joko Widodo viral di media sosial.

Video berdurasi 30 detik itu memperlihatkan aksi Gubernur Maluku mengamuk seorang perempuan berkacamata diketahui seorang protokol istana di tengah antrean panjang rombongan iring-iringan presiden Joko Widodo (Jokowi) di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon.

Kala itu, Jokowi melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Ambon dan menemui korban gempa di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.


"Kamu siapa, bodok, bikin marah-marah, enggak boleh. Ini pejabat daerah," gubernur terus memarahi perempuan itu sambil berjalan meninggalkan perempuan itu, dengan nada tinggi.

Menanggapi viral video gubernur Maluku, Sekretris Daerah Maluku Kasrul Selang membenarkan video tersebut. Ia bilang video tersebut merupakan video lama yang baru diunggah warga.

Kala itu, presiden Joko Widodo (Jokowi) temui korban gempa yang mengungsi di Kampus Universitas Darusalam (Unidar) Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

"Saya mau klarifikasi itu video lama, itu terjadi saat presiden Joko Widodo mengunjungi korban gempa di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah," ujar Kasrul, di gedung Kantor Gubernur Maluku, Kamis, (6/5) petang.

Saat itu, katanya, terjadi iring-iringan rombongan presiden Jokowi bersama mobil Gubernur Murad Ismail dan pejabat-pejabat lainnya menuju kampus Darusalam.

"Nah, di tengah jalan, kalau enggak salah mobil presiden berhenti dan menyapa masyarakat. Mobil gubernur di belakang, saat pak gubernur mau jalan menuju mobil presiden sempat dihalangi warga," ucapnya.

"Jadi ibu yang di video itu salah satu petugas protokol presiden, bukan ibu-ibu di sini, di situlah sempat terjadi perdebatan, jadi bukan dibentak-bentak, namun kebetulan terjadi kemacetan," tutur Sekda.

Peristiwa itu, kata dia, terjadi di daerah Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, dan sudah terlalu lama. Ia pun meminta itu tak dibesar-besarkan.

"Kalau lokasi enggak salah peristiwa itu terjadi di daerah passo saat rombongan presiden mau ke Tulehu," ujarnya, "Jadi video itu clear ya dan video itu bukan barusan terjadi dan bukan dibentak emak-emak."

Pemprov Maluku meminta warga bila menemukan pemberitaan, gambar atau video serupa agar disarankan untuk melakukan pengkajian lebih dahulu.

Terpisah, salah satu warga asal Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon Ema Siloy mengatakan peristiwa itu terjadi tahun 2020. Kala itu, ia menyebut sang gubernur Maluku memarahi seorang perempuan.

"Kami lihat gubernur turun dari mobil dan memarahi sang perempuan itu karena dia menghalangi mobil gubernur dan mobil istri gubernur, mungkin dia belum kenal gubernur Maluku," kata Ema, saat dihubungi, Kamis, (5/5) malam.

"Kalau enggak salah si perempuan itu melarang mobil gubernur dan mobil istri gubernur ikut bersama rombongan presiden, ada juga pasukan presiden ikut menahan mobil gubernur," pungkasnya.

(sai/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK