Adu Cepat, Hiu Macan 01 Bekuk Dua Kapal Vietnam di Natuna

CNN Indonesia | Sabtu, 08/05/2021 02:32 WIB
Kapal berbendera Vietnam ditangkap setelah mencuri ikan di Natuna Utara menggunakan alat tangkap trawl. Ilustrasi pengejaran kapal pencuri ikan. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua kapal asing berbendera Vietnam kedapatan tengah mencuri ikan di wilayah Natuna Utara menggunakan alat tangkap trawl. Berupaya kabur dari aparat RI, dua perahu itu akhirnya dibekuk.

Sekretaris Jendral Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Antam Novambar mengatakan penangkapan itu dilakukan Kamis (6/5).

"Kami mengonfirmasi penangkapan yang dilakukan oleh Kapal Pengawas PerikananKKP terhadap dua kapal ikan asing ilegal asal Vietnam di LautNatuna Utara pada Kamis," kata dia, yang juga merangkap sebagai Plt. Direktur Jendral Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, melalui keterangan tertulis, Jumat (7/5).


Penangkapan itu dilakukan dengan menggunakan Kapal Pengawas Hiu Macan 01 dengan Nakhoda Samson. Saat itu, kapal mendeteksi keberadaan dua kapal ikan asing ilegal yaitu TG 92536 TS dan TV 93020 TS.

Sempat berkejaran, dua kapal Vietnam itu akhirnya dilumpuhkan oleh awak kapal pengawas KKP.

"Sempat adu kecepatan terjadi, namun berhasil dilumpuhkan," ujar Antam.

Dia memastikan kedua kapal ikan asing ilegal tersebut akan diproses hukum.

Infografis Jerat Jaring RI untuk Kapal Asing di NatunaInfografis Jerat Jaring RI untuk Kapal Asing di Natuna. (Foto: Astari Kusumawardhani)

"Kedua kapal beserta 10 awak kapal berkewarganegaraan Vietnam di ad hoc ke Stasiun PSDKP Pontianak untuk proses hukum lebih lanjut," tegas Antam.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Pung Nugroho Saksono menyampaikan kedua kapal tersebut menggunakan alat penangkapan ikan trawl yang spesifik mengincar spesies teripang atau mentimun laut.

Kata dia, pencurian ini tergolong modus operandi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya. Hal ini juga menunjukkan bahwa kapal ikan asing ilegal di Laut Natuna Utara benar-benar mengincar semua sumber daya perikanan Indonesia.

"Kemarin mengincar cumi dan sekarang yang diincar teripang, dan alat digunakan adalah trawl," tandasnya.

KKP mencatat sepanjang 2021 ada 84 kapal yang ditangkap dan telah ditindak. Kapal-kapal itu terdiri dari 68 kapal ikan Indonesia yang melanggar ketentuan dan 16 kapal ikan asing yang mencuri ikan, dengan rincian enam kapal berbendera Malaysia dan 10 kapal berbendera Vietnam.

(tst/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK