Mutasi Covid B1617 Asal India Ada di Palembang Sejak Januari

CNN Indonesia | Senin, 10/05/2021 14:05 WIB
Mutasi covid-19 B1617 asal India ditemukan di Palembang sejak Januari 2021. Kini pasien sudah sembuh dan pulang. Mutasi covid-19 B1617 asal India ada di Palembang sejak Januari . (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Palembang, CNN Indonesia --

Varian Covid-19 B1617 asal India diketahui telah ada di Palembang, Sumatera Selatan sejak Januari 2021.

Wakil Ketua Penyakit Infeksi Emerging RSUP Dr Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang Harun Hudari mengatakan, pemeriksaan laboratorium terhadap varian B1617 tersebut melalui langkah yang panjang sehingga baru diumumkan baru-baru ini oleh Kementerian Kesehatan.

"Empat pasien dengan mutasi Covid-19 B1617 ini sudah dirawat sejak Januari di RSMH. Namun karena pemeriksaan untuk memastikan varian ini panjang, makanya baru diumumkan pada 8 Mei ini. Pasiennya orang Sumsel, sekarang sudah bagus, sudah pulang," ujar Harun, Senin (10/5).


Harun menjelaskan varian B1617 ini memiliki tingkat berbahaya dan fatalitas yang sama, namun lebih cepat menyebar karena mutasi ganda yang menyebabkan bisa menyebar dua kali lebih cepat daripada varian lainnya.

"Tapi sejauh ini mereka yang telah terinfeksi varian baru ini bisa sembuh hanya dengan isolasi mandiri. Bagi usia rentan dan penderita penyakit komorbid memiliki resiko tinggi kematian apabila terpapar sama seperti Covid-19 lainnya," tambah Harun.

Orang yang sudah pernah sembuh dari Covid-19 maupun orang yang sudah divaksinasi pun tetap rentan terinfeksi tergantung efikasi vaksin yang diterimanya.

"Karena sudah ada sejak Januari, kemungkinan besar varian ini sudah banyak menyebar. Tapi ada tidaknya varian ini, kalau kita lalai tetap tinggi tingkat kematian Sumsel ini," ujar dia.

Kepala Seksi Imunisasi dan Surveilans Dinas Kesehatan Sumsel Yusri berujar, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan cek silang data terkait riwayat penularan, gejala, dan kontak terdekat.

"Kami belum bisa memastikan ada berapa varian B1617 di Sumsel, yang pasti ada empat orang yang dikonfirmasi Kemenkes. Kita tidak bisa memperkirakan karena harus berbasis penelitian laboratorium," ujar Yusri.

Pihaknya pun masih menunggu laporan dari tim Satgas Penanganan Covid-19 Palembang mengenai tracing yang dilakukan terhadap empat kasus varian baru Covid-19 tersebut.

Terpisah, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Palembang Yudhi Setiawan mengungkapkan, sejauh ini proses tracing kepada kontak terdekat dari empat orang yang terpapar varian Covid-19 B1617 tersebut belum berjalan karena belum memiliki info resmi terkait varian baru tersebut.

"Masih dalam proses pengerjaan bagian surveilans, teknis penelusuran belum bisa dilakukan. Jika melihat dari data Dinkes Sumsel, sejauh ini proses penelusuran kepada pihak sekitar belum berjalan karena konfirmasi jelas belum bisa dirincikan. Jadi tracing belum dapat diinformasikan dari bagian surveilans," ungkap dia.

(idz/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK