Ridwan Kamil Klaim 99 Persen Warga Jabar Tidak Mudik

CNN Indonesia | Senin, 10/05/2021 19:25 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut ada 6 juta orang yang biasanya mudik Lebaran. Namun, sejauh ini baru 1 persen yang mudik. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklaim sejauh ini 99 persen warganya rela tidak mudik jelang Lebaran demi menghindari lonjakan kasus virus corona (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengklaim sejauh ini 99 persen warga Jawa Barat tidak mudik ke kampung halaman jelang Idulfitri. Dia mengapresiasi warga Jabar yang rela menunda mudik demi mencegah lonjakan kasus virus corona (Covid-19).

"Di Jawa Barat relatif kondusif. Jadi ada sekitar 99 persen itu tidak mudik," katanya di posko penyekatan mudik kawasan Gerbang Tol Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (10/5).

Emil, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa setiap tahun warga Jabar yang melakukan mudik berkisar 6 juta orang. Namun, ada sekitar lebih dari 5,9 juta orang tidak pulang ke kampung halaman akibat ada penyekatan di sejumlah titik oleh petugas kepolisian.


Petugas gabungan Polri dan TNI serta dinas terkait sudah memutar balik sedikitnya 60 ribu kendaraan dalam dua hari terakhir. Jumlah tersebut didapat dari sekitar 130 ribuan kendaraan yang diperiksa dalam penyekatan yang dilakukan petugas.

"Yang sudah diputar balikkan selama dua hari sekitar 60 ribuan dari 130-an ribu kendaraan yang kita razia. Jadi kalau ada bocor-bocor, feeling saya di bawah 60 ribu," kata Emil.

"Kalaupun itu (terjadi) terhadap 6 juta yang biasa mudik itu hanya satu persen, berkurang menjadi 99 persen sesuai dengan aturan pemerintah," sambungnya.

Emil mengapresiasi kepatuhan masyarakat di Jabar dalam menaati aturan larangan mudik jelang Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Adapun pemerintah sudah mengeluarkan aturan pelarangan mudik sepanjang 6-17 Mei sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

"Oleh karena itu saya bersama Forkopimda mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada masyarakat 99 persen itu yang menaati aturan dan imbauan dari pemerintah," ucapnya.

Selain itu, Emil berujar menyebut pihak kepolisian juga telah menahan sejumlah orang yang diduga memprovokasi masyarakat untuk melakukan mudik tahun ini.

"Pihak kepolisian juga sudah menahan beberapa provokator-provokator secara online menyebarkan perlawanan yang melanggar aturan terkait UU Kesehatan Kekarantinaan yang menjadi patokan kita melakukan pelarangan mudik," katanya.

(hyg/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK