Ahli Jawab Rizieq: Hasil Positif Covid-19 Harus Dilaporkan

CNN Indonesia | Selasa, 11/05/2021 23:13 WIB
Pakar hukum kesehatan Nasser mengatakan hasil tes swab Covid-19 tak bisa disembunyikan lantaran ada kepentingan masyarakat luas yang harus dijaga. Mantan Imam Besar FPI Rizieq Shihab. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pakar hukum kesehatan Nasser mengatakan hasil tes swab Covid-19 seseorang harus dilaporkan kepada dinas kesehatan setempat. Menurut Nasser, demi kepentingan umum hasil tes PCR bisa dibuka.

Hal itu disampaikan Nasser saat menjawab pertanyaan mantan Imam Besar FPI Rizieq Shihab dalam sidang lanjutan kasus dugaan hoaks tes swab Covid-19 RS Ummi, di PN Jakarta Timur, Selasa (11/5). Nasser merupakan ahli meringankan yang dihadirkan pihak Rizieq dan kuasa hukumnya.

"Walau pun menandatangani surat tapi kalau itu bapak (Rizieq) positif harus dilaporkan," kata Nasser.


Nasser mengatakan hasil tes swab Covid-19 tak bisa disembunyikan. Menurutnya, ada kepentingan masyarakat luas yang harus dijaga dalam penanganan pandemi virus corona di Indonesia.

"Tidak bisa kita tahan, Pak. Kita tidak hidup sendiri di republik ini. Ada kepentingan yang harus kita jaga, yaitu kepentingan nasional, kepentingan umum," ujarnya.

Nasser lantas mengoreksi pernyataan Rizieq bahwa walikota dan gubernur tidak berhak terkait hasil tes swab Covid-19. Ia menilai pemahaman tersebut keliru.

Menurutnya, persoalan kesehatan pasien berada di bawah wilayah dinas kesehatan setempat. Sementara, dinas kesehatan di bawah kooridnasi wali kota atau pemimpin daerah tersebut.

"Begini, Pak, jangan salah paham, yang tidak punya urusan itu adalah Satgas. Jadi jangan salah paham kalau wali kota atau bupati atau gubernur mengejar," katanya.

Kasus RS Ummi, kata Nasser, merupakan persoalan pendekatan terhadap lembaga. Menurutnya, kasus dugaan berita bohong tes swab Covid-19 ini semestinya tidak menjadi kasus pidana hingga masuk persidangan.

"Jadi ini soal pendekatan saja, Pak. Tolong lah hal-hal seperti ini tindak pidana ringan. Kalau di jalan raya ini seperti tipiring, Pak, bukan persidangan seperti ini," ujarnya.

(iam/fra)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK