Kerumunan Pantai Karanghawu Sukabumi Dibubarkan Aparat

CNN Indonesia
Minggu, 23 May 2021 18:48 WIB
Pantai Karanghawu, Palabuanratu, Sukabumi, Jawa Barat disesaki kerumunan wisatawan pada Minggu (23/5). Lautan manusia berjejalan di sepanjang bibir pantai. Ilustrasi kerumunan di pantai. Foto: ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Jakarta, CNN Indonesia --

Pantai Karanghawu, Palabuanratu, Sukabumi, Jawa Barat disesaki kerumunan wisatawan pada Minggu (23/5). Lautan manusia berjejalan di sepanjang bibir pantai.

Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri yang juga koordinator Satuan Tugas Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 membenarkan informasi kerumunan tersebut.

"Ketika mendapat informasi, kami akan melakukan koordinasi kepada petugas yang sudah berada di titik-titik pusat keramaian tempat wisata. Tadi bersama Pak Kapolres Sukabumi, kami memantau langsung ke lokasi," kata Herdy dalam keterangan tertulis, Minggu (23/5).


Hasil pantauan di lapangan, menurut Herdy, hingga pukul 09.56 WIB kondisi di sepanjang pantai Palabuanratu tidak terjadi kerumunan. Walaupun ada beberapa wisatawan lokal yang masih berada di tempat wisata.

Ia pun menyatakan petugas gabungan diterjunkan mulai dari polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, BPBD dan seluruh perangkat daerah terkait, bahkan seluruh camat di wilayah Kabupaten Sukabumi melakukan penyisiran untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Beberapa petugas kesehatan juga disiapkan untuk melakukan tes antigen di beberapa titik lokasi tempat wisata dengan sistem random," ujarnya.

[Gambas:Instagram]

Kapolres Sukabumi Ajun Komisaris Besar Lukman Syarif yang memimpin langsung jalannya penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 bersama jajaran TNI dan jajaran pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi mengatakan berbagai upaya dilakukan namun jumlah pengunjung yang datang ke tempat wisata di Palabuanratu cukup tinggi.

"Saat ini kita akan sisir ke tempat tempat wisata yang biasanya menjadi kerumunan massa, dan kami akan mengimbau kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan, kami hanya ingin menyelamatkan mereka," katanya.

Lukman berharap, dengan banyaknya pengunjung tidak menambah daftar sebaran Covid-19 yang signifikan.

"Kami tentu khawatir dan kami mengajak petugas kesehatan untuk melakukan random sampling terhadap para wisatawan yang berada di Palabuanratu. Kami mohon kepada masyarakat untuk menahan diri dulu sampai perang melawan pandemi ini usai," tuturnya.

Lautan manusia di Pantai Karanghawu Sukabumi berujung viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat wisatawan memadati area sepanjang pantai. Mereka bahkan ada yang tak mengenakan masker dan menjaga jarak sebagai bentuk protokol kesehatan Covid-19.

Pada unggahan video lainnya, terlihat aparat kepolisian datang untuk membubarkan wisatawan yang berkerumun di Pantai Karanghawu. Mereka diminta segera meninggalkan lokasi.

(hyg/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER