Pemprov DKI Gelar Pembelajaran New Normal 15 Juli

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 08:53 WIB
Pemprov DKI berencana menggelar pembelajaran masa new normal pada 15 Juli mendatang usai uji tatap muka pada Juni ini. Ilustrasi pembelajaran tatap muka. (Foto: CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menggelar pembelajaran kenormalan baru (new normal) di sekolah pada 15 Juli mendatang. Sementara ini, Pemprov DKI masih menjalankan uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

"Untuk nanti bulan Juli bukan lagi uji coba PTM tahap satu, tapi tanggal 15 Juli rencana timeline namanya pembelajaran masa kenormalan baru," kata Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah kepada wartawan, Selasa (8/6).

Ia tidak merinci skema pembelajaran new normal tersebut. Taga hanya mengatakan, pembelajaran new normal baru akan dilaksanakan setelah DKI rampung melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah yang berlangsung hari ini.


Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim sebelumnya memang sudah meminta agar membuka sekolah dengan skema tatap muka pada Juli tahun ini.

Nadiem menyatakan tidak ada tawar menawar demi pendidikan. Nadiem beralasan masa depan Indonesia sangat bergantung pada sumber daya manusia.

Presiden Joko Widodo pun juga sudah menyampaikan arahan mengenai skema pembelajaran tatap muka di sekolah. Ia memberi sejumlah syarat untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Ia meminta pembelajaran tatap muka di sekolah maksimal berlangsung dua jam setiap harinya. Kegiatan belajar juga diminta hanya dua hari dalam seminggu.

Selain itu, Jokowi juga meminta agar siswa yang hadir dalam pembelajaran tatap muka di sekolah hanya dihadiri 25 persen siswa.

Mengenai hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku bakal menindaklanjuti permintaan Jokowi. Saat ini, pihaknya masih mengevaluasi dan mengkaji lebih lanjut kebijakan tatap muka.

Riza mengatakan, permintaan Jokowi pastinya menjadi perhatian seluruh pemerintah provinsi, tidak terkecuali Jakarta.

"Terkait permintaan Pak Jokowi, tentu akan menjadi perhatian kita bersama. Tidak hanya di Jakarta tapi seluruhnya," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Senin (7/6).

(dmi/pris)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK