Viral Anak SD Flying Fox ke Sekolah, Kades Sebut Jalan Pintas

CNN Indonesia | Jumat, 11/06/2021 10:46 WIB
Sejumlah anak SD di Riau bergelantungan di keranjang flying fox melintasi sungai demi memangkas waktu menuju sekolahnya. Anak SD bergelantungan di keranjang untuk menyeberangi sungai demi menghemat waktu menuju sekolah. (Foto: Arsip Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anak SD di Kampar, Riau menyeberangi sungai dengan cara bergelantungan di keranjang ala flying fox. Hal itu dilakukan untuk menghemat waktu tempuh menuju sekolah.

Hal itu tampak dari video berdurasi 29 detik yang viral di media sosial. Tiga anak SD terlihat memegang erat keranjang yang dikaitkan ke tali yang melintang di atas sungai.

Bersama-sama mereka kemudian meluncur sambil bergelantungan menyeberangi sungai di bawahnya. Saat tiba di bibir sungai seberang, ketiganya tampak menjatuhkan badan.


Dikutip dari detik.com, Kepala Desa (Kades) Kuntu, Kampar, Riau, Asril Bakar mengatakan lokasi dalam video itu berada di desanya, yakni Sungai Siantan, perbatasan antara Desa Kuntu dan Desa Kuntu Darussalam, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Menurutnya, aksi siswa SD itu dilakukan demi menghemat waktu tempuh. "Itu jalan pintas, mereka mau ambil jalan pintas untuk ke sekolah. Sebenarnya, ada jalan lain, lewat Jl KUD," kata Asril.

Keranjang flying fox itu, lanjutnya, juga kerap dipakai anak TK, anak SMP, dan warga desa lainnya.

"Sepanjang yang saya ketahui itu adalah dari perkebunan swasta, itu adalah tempat langsiran buah sawit. Kemudian dari investigasi kami, itu memang ada siswa SD tujuh orang, kemudian TK, dan SMP masing-masing dua orang," kata Asril.

Para siswa itu juga, ujar dia, bisa menyeberangi sungai dengan berjalan kaki jika air sedang dangkal.

"Kalau air dangkal ya enggak perlu pakai bergelantungan. Jalan saja bisa di sana, lepas sepatu, jalan kaki karena sungai itu dangkal. Kalau air naik, ya, gelantungan," tuturnya.

Terpisah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan mengecek lokasi siswa tersebut. "Kami sedang dalami kepastian titik lokasinya di mana," kata Ketua KPAI Susanto, Kamis (10/6/).



(fey/arh)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK