89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke RSUD Dolopo

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 02:46 WIB
Pemkab Madiun mengevakuasi 89 warga positif covid-19 dari Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jatim ke RSUD Dolopo untuk mengantisipasi penyebaran virus. Pemkab Madiun mengevakuasi 89 warga positif covid-19 dari Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jatim ke RSUD Dolopo untuk mengantisipasi penyebaran virus. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Adi Maulana).
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun mengevakuasi 89 warga Desa Bantengan dan Mojopurno, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil tes cepat antigen ke RSUD Dolopo. Puluhan warga itu berasal dari klaster hajatan desa setempat.

"Tugas pertama adalah melokalisasi agar tidak terjadi penularan yang lebih luas. Puluhan warga tersebut dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan atau tes swab dan isolasi di RSUD Dolopo Kabupaten Madiun," kata Bupati Madiun Ahmad Dawami di sela kegiatan evakuasi, Senin (14/6) malam, seperti dikutip dari Antara.

Menurut Ahmad, puluhan warga tersebut sedianya melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing usai dites cepat antigen dan hasilnya positif. Namun, evakuasi tetap dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran.


"Karakter warga sini, isolasinya tidak diam di rumah masing-masing. Hal itu jelas berisiko terjadi penularan ke warga lainnya. Karenanya harus isolasi di rumah sakit. Lagi pula ada yang mengalami gejala, tapi ada juga yang tidak bergejala," katanya.

Untuk mengevakuasi puluhan warga tersebut, Pemkab Madiun mengerahkan 26 unit mobil ambulans yang didatangkan dari sejumlah puskesmas di wilayah setempat.

Jika dirinci, dari 89 warga yang dievakuasi tersebut, sebanyak 66 orang merupakan warga Dusun Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu yang menghadiri acara hajatan pernikahan.

Sedangkan 22 orang lainnya merupakan warga Dusun Kedungrejo, Desa Mojopurno, Kecamatan Wungu yang merupakan kontak erat dari kegiatan hajatan tersebut.

Sementara, satu warga lainnya merupakan anak kecil, yang belum menjalani pemeriksaan tes cepat. Namun karena mengalami gejala batuk, pilek, dan sesak nafas, maka juga turut dievakuasi.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Madiun menemukan hasil sebanyak 66 orang positif atau reaktif saat melakukan tes cepat antigen terhadap ratusan warga di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Minggu (13/6).

Tes cepat antigen itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti ratusan warga desanya yang mengalami gejala covid-19 setelah menghadiri hajatan pernikahan salah satu warga setempat pekan lalu.

Kemudian, Satgas Covid-19 Kabupaten Madiun melakukan pelacakan dan menemukan tambahan 22 warga yang hasil tes cepat antigennya positif karena merupakan kontak erat. 

(Antara/sfr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK