10 Preman Tanah Abang Diciduk Terkait Pungli ke Sopir

CNN Indonesia | Selasa, 15/06/2021 17:22 WIB
Modus yang dilakukan oleh para preman ini adalah dengan menghalang-halangi kendaraan pengangkut barang yang ada keluar dari pasar. Ilustrasi penangkapan. (Istockphoto/D-Keine)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polisi meringkus 10 orang terduga preman yang kerap memalak sopir yang membawa barang dagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kapolsek Metro Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan mengatakan puluhan preman itu ditangkap Minggu (13/6).

"Ada 10 orang (diamankan)," kata Singgih saat dihubungi, Selasa (15/6).


Disampaikan Singgih, modus yang dilakukan oleh para preman ini adalah dengan menghalang-halangi kendaraan pengangkut barang yang ada keluar dari pasar.

Para preman itu, biasanya memalak sopir truk sebear Rp5.000 hingga Rp10.000 jika ingin melintas.

"Sopir yang bawa dagang itu. Terutama yang plat-platnya luar kota, kayaknya sengaja itu," ucap Singgih.

Singgih belum menjelaskan lebih rinci ihwal aksi premanisme di Tanah Abang ini. Termasuk, berapa keuntungan para preman selama melakukan pemalakan terhadap sopir truk.

"Kita interogasi dulu di sini pemeriksaan," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh jajarannya untuk menindaktegas.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) sesuai mendengar keluhan dari sopir kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok terkait aksi pungli.

Dalam pelaksanaannya, Listyo bahkan menyatakan bakal menegur Kapolda dan Kapolres jika belum melakukan penindakan terhadap aksi premanisme di wilayahnya masing-masing.

"Kalau belum action juga saya selaku Kapolri yang akan tegur, ini juga bagian dari program Harkamtibmas di program Presisi yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan," kata Listyo dalam keterangannya, Sabtu (12/6)

(dis/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK