Kemenkes Target Vaksin Pfizer Jutaan Dosis Akan Tiba Juli

CNN Indonesia | Rabu, 16/06/2021 16:31 WIB
Vaksin asal Amerika Serikat, Pfizer, didatangkan pemerintah Indonesia melalui skema berbayar, bukan gratis melalui kerja sama multilateral. Vaksin asal Amerika Serikat, Pfizer, didatangkan pemerintah Indonesia melalui skema berbayar, bukan gratis melalui kerja sama multilateral. (Foto: AP/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kesehatan menargetkan Indonesia akan kedatangan setidaknya 3-7 juta dosis vaksin virus corona asal perusahaan farmasi Amerika Serikat, Pfizer pada Juli 2021.

Juru Bicara Vaksinasi dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan rencana kedatangan Pfizer itu diharapkan dapat membantu upaya akselerasi program vaksinasi nasional di semester dua atau Juni-Desember 2021. Sementara saat ini untuk program vaksinasi pemerintah hanya mengandalkan vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

"Juli kemungkinan Pfizer dan AstraZeneca ya. [Pfizer] rencananya 3-7 juta dosis," kata Nadia melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (16/6)


Nadia melanjutkan, pada Juni nanti vaksin yang akan datang baik Pfizer maupun AstraZeneca adalah vaksin yang didatangkan pemerintah melalui skema berbayar, bukan gratis melalui skema kerja sama multilateral Aliansi Global untuk Vaksin dan Imunisasi (GAVI) COVAX.

"Ini yang kita beli langsung ke produsennya ya, seperti AstraZeneca di Juli kita beli, kalau yang Juni dari COVAX," kata dia.

Indonesia sendiri sejauh ini telah mengamankan 93.728.400 dosis vaksin baik mentah (bulk) maupun vaksin jadi. Empat merek vaksin ditetapkan untuk program vaksin nasional, yakni vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax.

Sementara untuk vaksin gotong royong, sejauh ini wacana merek vaksin yang akan dipakai Sinopharm, CanSino, Sputnik V, dan Anhui Zhifei Longcom.

Untuk itu, Nadia juga mewanti-wanti agar masyarakat tak lagi pilih-pilih jenis vaksin. Sebab, pemerintah telah menjamin vaksin yang digunakan di kedua program vaksinasi itu aman dan telah melalui uji pemeriksaan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Selalu kita ingat bahwa WHO sendiri mengatakan jangan memilih vaksin, karena semua vaksin itu sama baiknya," ujarnya.

Saat ini program vaksinasi nasional telah mulai memasuki tahapan ketiga yang akan menyasar sebanyak 141,3 juta masyarakat rentan dan masyarakat umum sesuai dengan pendekatan klaster.

Sementara untuk capaian vaksinasi, Kemenkes mencatat sebanyak 21.448.774 orang telah menerima suntikan dosis vaksin virus corona per Rabu (16/6) Pukul 12.00 WIB. Sementara 11.815.618 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.

(khr/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK