Jalan Panjang Kasus RS Ummi Berujung Vonis Rizieq Shihab

CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 07:08 WIB
Rizieq Shihab akan segera menghadapi vonis kasus swab palsu RS Ummi usai dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa penuntut umum. Rizieq Shihab hadapi sidang vonis swab palsu RS Ummi Bogor. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab akan menghadapi sidang vonis sebagai terdakwa kasus penyebaran kabar bohong tes swab virus corona (Covid-19) RS Ummi Bogor, Jawa Barat, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (27/5) hari ini.

Selain Rizieq, perkara tersebut turut menjerat menantunya, Hanif Alatas dan Direktur Utama RS Ummi, Andi Tatat. Mereka berdua juga akan menjalani sidang vonis secara bersamaan hari ini.

Sidang vonis ini sekaligus menjadi akhir perjalanan panjang persidangan yang sudah dimulai sejak pertengahan Maret lalu. Rangkaian sidang Rizieq ini dipenuhi dengan drama dan dinamika yang menyertainya.


Menolak Sidang Online

Sidang perdana kasus tes swab RS Ummi awalnya digelar secara daring pada Selasa, 16 Maret 2021. Keputusan itu diambil PN Jaktim mengingat pandemi virus corona.

Namun, kala itu Rizieq yang berada di Rutan Bareskrim Polri protes keras karena audio tak terdengar secara jelas.

"Saya meminta dihadirkan ke ruang persidangan. Begini, alasan kenapa saya minta dihadirkan karena sidang online terlalu tergantung kepada sinyal sementara di sini kurang baik. Gambar dan suara sering terputus," kata Rizieq.

Alhasil, majelis hakim kala itu menunda sidang pembacaan dakwaan karena kendala audio dalam sidang tersebut.

Sidang pembacaan dakwaan akhirnya terlaksana pada 19 Maret 2021. Meski demikiam, Rizieq tetap menolak mengikuti sidang yang tetap digelar secara online.

Rizieq bahkan memberontak saat hendak dibawa oleh para jaksa dari ruang tahanannya di rutan Bareskrim Polri ke ruang persidangan yang digelar di Bareskrim Polri.

"Ini kan ditayangkan di ruang sidang kan. Berarti Anda ingin menipu saya, di lorong rutan ini Anda ingin jadikan sebagai ruang sidang. Jangan dagelan, jangan sinetron kita," ucapnya.

Setelah tiba di ruang sidang, Rizieq juga menolak duduk di kursi terdakwa. Di hadapan hakim, ia menyampaikan protes ke hakim atas perlakuan yang dialaminya.

"Saya didorong, saya tidak mau hadir. Saya sampaikan ke majelis hakim, saya tidak ridho dunia akhirat. Saya dipaksa, didorong, dihinakan," ucap Rizieq.

Rizieq lantas memilih bungkam sepanjang persidangan tersebut. 

Didakwa Sebar Kabar Bohong

Meskipun Rizieq menolak mengikuti sidang secara online, majelis hakim PN Jaktim tetap memutuskan untuk menggelar sidang pembacaan dakwaan.

Dalam dakwaan kasus tes swab RS Ummi, jaksa menilai Rizieq menyebarkan berita bohong terkait status positif virus corona (Covid-19) di RS Ummi, Kota Bogor, Jawa Barat.

Menurut jaksa, Rizieq telah menyiarkan pemberitaan bohong dengan sengaja untuk membuat keonaran di kalangan masyarakat.

"Di mana dalam pemberitaan tersebut tidak sesuai dengan hasil pemeriksaan swab test antigen oleh dr. Hadiki Habib terhadap terdakwa dan istrinya yang telah dinyatakan positif Covid-19," kata jaksa.

Jaksa mengatakan, pengakuan Rizieq yang disampaikan dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube RS UMMI Offical berbeda dengan kenyataan. Dalam video tersebut, Rizieq mengatakan kondisi kesehatan dan hasil pemeriksaannya berjalan baik.

Rizieq terancam hukuman maksimal berupa pidana penjara selama 10 tahun terkait kasus dugaan pemalsuan hasil tes swab Covid-19 di RS Ummi.

Ia didakwa dengan tiga dakwaan alternatif, salah satunya dengan Pasal 14 ayat 1 dan Pasal 14 ayat 2 dan Pasal 15 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Berlanjut ke halaman berikutnya..

Dituntut 6 Tahun

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK