Terkepung Massa Rizieq, Polisi Mundur ke Fly Over Cakung

CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 11:15 WIB
Polisi menarik mundur pasukan dan sejumlah kendaraan lapis baja ke Fly Over Cakung karena massa pendukung Rizieq mengepung polisi. Kericuhan sidang eks Imam Besar FPI Rizieq Shihab di depan Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (24/6). (CNN Indonesia/ Syakirun Niam)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aparat kepolisian menarik mundur pasukan dan sejumlah kendaraan lapis baja yang mengadang ratusan massa simpatisan terdakwa dugaan penyebaran berita bohong Rizieq Shihab ke fly over Cakung, Jakarta Timur.

Langkah ini dilakukan setelah negosiasi yang dilakukan perwakilan massa Rizieq gagal. Usai polisi mundur, dua kelompok massa Rizieq yang sebelumnya terpisah kembali menyatu.

Aparat kepolisian mundur karena terkepung oleh ratusan massa Rizieq yang memenuhi jalan di sebelah barat fly over dan jalan sebelah timur fly over.


Melihat tindakan polisi ini, massa terlihat senang. Massa dari timur dan barat fly over saling melambaikan tangan.

"Ayo gabung, gabung," kata seorang massa aksi.

"Mundur, mundur, satu komando, nanti disusupi provokator dari sana," teriak simpatisan lainnya.

Pantauan CNNIndonesia.com, hingga pukul 10.52 WIB, ratusan simpatisan Rizieq telah menduduki tiga dari empat ruas jalan I Gusti Ngurah Rai. Satu ruas jalan tetap digunakan untuk lalu lintas dari arah timur atau Penggilingan ke arah Klender.

Sementara, di sisi utara jalan raya ini terdapat rel kereta api yang dibatasi pagar besi. Puluhan warga lokal tampak menonton dari balik pagar tersebut.

Helikopter polisi sempat berputar-putar di sekitar lokasi bentrok hingga sekitar area Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

Mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) dijadwalkan mengikuti persidangan pada Kamis (24/6) dengan agenda pembacaan vonis. Pada persidangan sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara. Rizieq lantas menyebut bahwa tuntutan jaksa sadis.

(iam/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK