Anies Sebut 13 Nakes Meninggal Sepekan: Mereka Sudah Vaksin

CNN Indonesia
Kamis, 08 Jul 2021 01:03 WIB
Anies menilai lonjakan kasus kematian pada nakes dipengaruhi oleh varian mutasi virus Corona di DKI Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (PPID DKI Jakarta)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 13 tenaga kesehatan di DKI Jakarta meninggal dunia akibat virus corona (codid-19) dalam tujuh hari terakhir. Anies menyebut 13 nakes tersebut sudah menerima vaksinasi.

"Jakarta sudah menyaksikan. Bulan Juli saja per tanggal 7, per 7 hari, 13 tenaga medis meninggal di Jakarta. Dan mereka sudah divaksin," ucap Anies di CNNIndonesia TV, Rabu (7/7).

Anies mengatakan jumlah kasus kematian itu bertambah lebih cepat daripada kasus kematian tahun 2020 lalu. Ia menyebut selama 2020 kasus kematian nakes di DKI Jakarta mencapai 18 orang.


Ia menilai, lonjakan kasus kematian pada nakes dipengaruhi oleh varian mutasi virus Corona di DKI Jakarta. Varian tersebut masuk ke dalam variant of concern atau varian yang diwaspadai Badan Kesehatan Dunia (WHO). Mereka di antaranya yakni B117 Alfa, B1351 Beta, dan B1617 Delta.

"Selama tahun 2020 itu 18 orang. Artinya kita behadapan dengan virus berbeda dan risikonya tinggi," ucap dia.

Anies mengatakan, saat ini Indonesia, khususnya Jakarta menghadapi situasi pandemi yang serius. Ia menyebut semua pihak harus berkontribusi dalam mengurangi percepatan laju penularan covid-19.

"Kita sedang berhadapan dengan situasi extraordinary. Tinggal di rumah. Selamatkan diri anda keluarga anda dan selamatkan bekerja untuk anda," kata Anies.

Berdasarkan data Satuan Tugas pengangan Covid-19, per Rabu (7/7) jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 2.379.397 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.973.388 orang telah pulih, dan 62.908 lainnya dinyatakan meninggal dunia.

(yla/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER