Anies: Separuh Warga Jakarta Pernah Terinfeksi Virus Corona

CNN Indonesia
Senin, 19 Jul 2021 11:00 WIB
Anies Baswedan mengatakan berdasarkan hasil survei serologi, hampir separuh warga Jakarta pernah terinfeksi virus corona. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan peninjauan ke Kampung Tangguh Jaya dalam rangka pelaksanaan Swab Antigen Gratis bagi masyarakat usai mudik, Jakarta, Rabu (19/5/2021). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan berdasarkan hasil survei serologi, hampir separuh warga Jakarta pernah terinfeksi virus corona.

Survei tersebut dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Lembaga Eijkman, dan CDC Indonesia pada 15-31 Maret 2021. Survei dilaksanakan terhadap 4.919 orang di Jakarta.

"Hasilnya, ditemukan bahwa separuh penduduk Jakarta pernah terinfeksi virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19," kata Anies dalam unggahannya di Instagram, Sabtu (17/7).


Anies menjelaskan, survei serologi mengukur proporsi warga yang memiliki antibodi terhadap virus corona. Antibodi terbentuk bila seseorang pernah terpapar atau sudah mendapat vaksin. Saat survei dilaksanakan, baru 11,4 persen penduduk Jakarta yang divaksin.

Lebih lanjut, hasil survei menyatakan bahwa dari 4.919 orang responden, 44,5 persen sudah pernah terinfeksi virus corona. Artinya, dari 10,6 juta penduduk Jakarta, diperkirakan ada sekitar 4.717.000 orang di Ibu Kota pernah terpapar Covid-19.

"Ketika survei ini dilakukan, total kasus terkonfirmasi di Jakarta adalah 382.055. Ini berarti dari jumlah 4,7 juta estimasi warga yang pernah terinfeksi, hanya 8,1 persen yang terdeteksi," kata Anies.

Padahal cakupan testing di Jakarta sudah sangat tinggi, hingga 20 kali lipat dari standar Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO). Menurut Anies, ini berarti bahwa banyak kasus tidak bergejala, sehingga tidak pernah dites dan tidak terdeteksi.

Lebih lanjut, menurut Anies, hasil survei serologi menjadi dasar ilmiah untuk pengambilan keputusan dan penyusunan strategi menghadapi pandemi. Ia mengatakan sudah melaporkan hasil survei ini ke pemerintah pusat.

[Gambas:Instagram]

Dari hasil survei lainnya, ditemukan bahwa separuh penduduk Jakarta pernah terinfeksi Covid-19 terbanyak pada rentang usia 30-49 tahun. Kemudian, infeksi pada segmen perempuan lebih tinggi dengan 47,9 persen.

Survei tersebut juga menemukan lebih banyak yang terinfeksi adalah kelompok yang sudah menikah dengan 39,8 persen. Kemudian, penduduk paling banyak terinfeksi tinggal di wilayah penduduk dengan 48,4 persen.

Serta, mereka yang terinfeksi lebih banyak berada dalam kondisi tubuh kelebihan berat badan dan obesitas serta kadar gula darah sewaktu yang tinggi.

(dm/pmg)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER