Ridwan Kamil Yakinkan Vaksin Kurangi Risiko Kematian Covid

CNN Indonesia | Kamis, 22/07/2021 03:08 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan vaksinasi yang maksimal mengurangi risiko kematian akibat covid. Ridwan Kamil menyatakan vaksinasi yang maksimal mengurangi risiko kematian akibat covid. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Bandung, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut tingkat fatalitas akibat covid di Bandung dan Cirebon cukup rendah. Itu terjadi akibat vaksinasi covid di dua daerah itu yang cukup tinggi.

"Jadi kesimpulannya dengan vaksinasi yang maksimal, ternyata tingkat kematiannya juga rendah di bawah 1 persen," kata pria yang akrab disapa Emil itu dalam jumpa pers daring, Rabu (21/7).

Emil menuturkan, kondisi di kedua kota tersebut berbeda  jika dibandingkan dengan yang ditemukan di Kota Banjar, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Garut. Angka kematian akibat covid-19 di daerah itu cukup tinggi karena cakupan vaksinasinya rendah.


"Maka kami juga akan fokus meningkatkan vaksinasi di daerah itu," ujarnya.

Emil menyambut baik langkah Kementerian Kesehatan yang akan mengirim jutaan dosis vaksin untuk Jabar pada bulan depan.

"Kata Pak Menkes bulan depan jutaan dosis akan dikirim ke Jabar, itu akan meng-cover daerah yang rendah vaksinasinya," ucapnya.

Angka kematian akibat covid-19 di Jabar terus menurun. Setelah sempat menyentuh puncak 269 orang pada 11 Juli 2021, kemarin angka kematian 80 orang atau di angka 1,41 persen dari kasus aktif.

Tak hanya angka kematian, semenjak PPKM darurat diberlakukan, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar juga turun di angka 77,04 persen per 20 Juli kemarin. Puncak BOR di Jabar terjadi pada 4 Juli 2021 yang menyentuh 90,69 persen.

"Laporan kemarin 77,04 persen atau turun 13 persen," ujar Emil.

Emil menuturkan, angka BOR tertinggi ada di wilayah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasi) yaitu di atas 80 persen. Hal itu berbanding lurus dengan angka kasus Covid-19.

Sementara di wilayah priangan timur BOR rata-rata sudah di angka 50 persen.

"Setelah kita cek per wilayah itu masih tinggi di Bodebek 80-an persen, tapi di daerah priangan timur rata-rata sudah 50 persen, jadi kami akan beri perhatian terhadap zona bodebek," tuturnya.

Sementara itu, dari hasil penelusuran ada tiga jenis penyakit bawaan yang menjadi penyebab meninggalnya pasien Covid-19 di Jabar. Yakni hipertensi, diabetes, dan jantung.

"Mayoritas komorbidnya hipertensi, diabetes, dan jantung. Usianya 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan," cetus Emil.

Untuk mengurangi angka kematian disebabkan tiga penyakit tersebut, Emil meminta Kementerian Kesehatan untuk lebih banyak menyuplai obat-obatan agar pasien sembuh.

"Mohon dibantu oleh Kemenkes, treatment atau obat-obatannya untuk tiga penyakit itu," ucap mantan Wali Kota Bandung itu.

(hyg/agt)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK