Hari Anak Nasional 2021, Ribuan Anak Dipenjara Selama Pandemi

CNN Indonesia | Jumat, 23/07/2021 14:39 WIB
ICJR meminta Presiden Jokowi memberikan amnesti dan grasi terhadap ribuan anak yang masih dipenjara atau ditahan saat ini di sejumlah lapas dan rutan. Ilustrasi. ICJR meminta Presiden Jokowi memberikan amnesti dan grasi terhadap ribuan anak yang masih dipenjara atau ditahan saat ini di sejumlah lapas dan rutan. (Wikimedia Commons/Barnellbe)
Jakarta, CNN Indonesia --

Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) mencatat sebanyak 1.518 anak dipenjara di Lembaga Penempatan Khusus Anak (LPKA) per Juni 2021 sejak setahun sebelumnya. Hal itu diungkap ICJR bertepatan dengan Hari Anak Nasional 2021.

Peneliti ICJR, Maidina Rahmawati mengatakan jumlah anak yang dipenjara selama pandemi Covid-19 tersebut meningkat dari tahun sebelumnya. Sebagai informsi, per Juli 2020 sejak setahun sebelumnya, ICJR mencatat ada 1.211 anak dipenjara.

Selain itu, kata Maidina, terdapat ratusan anak berhadapan dengan proses hukum (ABH) selama pandemi Covid-19. Berdasarkan data per Juni 2021, jumlah ABH mencapai 388. Sementara pada Juli 2020 jumlah ABH sebanyak 360 anak.


"Jumlah Anak Berhadapan Hukum sebagai tahanan dan penghuni Lembaga Penempatan Khusus Anak atau sedang menjalani pemenjaraan justru meningkat di masa pandemi Covid-19," kata Maidina dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/7).

Maidina mengatakan pihaknya mendorong agar anak-anak yang dipenjara dan ABH tersebut harus segera dibebaskan. Hal itu mengacu pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 32/2020 jo. Noomor 24/2021.

Dalam aturan itu, tertuang ketentuan pemberian asimilasi dan integrasi Narapida dan Anak dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19.

"Lewat kebijakan ini, semakin jelas anak harus dihindarkan dari penahanan dalam lembaga dan pemenjaraan," ujarnya.

Maidina menyatakan sebagai kelompok rentan, anak harus menjadi prioritas perhatian pemerintah. Ia pun meminta Presiden Joko Widodo membuat kebijakan yang lebih berpihak pada anak.

"Maka dalam rangka Hari Anak Nasional ini, ICJR mendorong Presiden untuk membuat kebijakan memprioritaskan percepatan pengeluaran anak yang masih dalam tahanan dan pemenjaraan, hal ini bisa ditempuh melalui pemberian amnesti dan grasi," kata Maidina.

(yla/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK