PPKM Level 4, Bobby Akan Longgarkan 40 Penyekatan di Medan

CNN Indonesia | Selasa, 03/08/2021 16:54 WIB
Walkot Medan Bobby Nasution mengatakan pihaknya hanya fokus pada titik penyekatan di perbatasan Kota Medan selama PPKM Level 4 sampai 9 Agustus 2021. Wali Kota Medan Bobby Nasution akan melonggarkan penyekatan di dalam Kota Medan, Sumatera Utara. Ilustrasi (CNN Indonesia/Damar Iradat)
Medan, CNN Indonesia --

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan bakal melonggarkan penyekatan selama pelaksanaan PPKM Level 4 hingga 9 Agustus 2021. Bobby menyebut titik penyekatan difokuskan di daerah perbatasan Medan, Sumatera Utara.

"Sedangkan inti kota secara berangsur kita longgarkan. Dari sebelumnya 40 penyekatan, nanti akan kita kurangi berangsur-angsur," kata Bobby, Selasa (3/8).

Bobby mengaku akan terus mengevaluasi pelaksanaan PPKM Level 4. Saat ini, ia mengatakan masih menunggu surat edaran Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) terkait pembatasan aktivitas masyarakat.


"Dari surat edaran ini nanti akan diteruskan oleh tim Gubernur dan dari dasar itulah kami bisa membuat Peraturan Wali Kota untuk ke depannya. Kalau sudah keluar maka akan kami teruskan surat edaran tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, Bobby menyebut pihaknya akan langsung melakukan tes swab antigen kepada masyarakat yang melanggar PPKM Level 4. Jika positif dengan gejala ringan atau tanpa gejala, mereka akan menjalani isolasi di eks Hotel Soechi Medan.

"Ini kita lakukan untuk menghukum virusnya bukan orangnya." katanya.

Menurut Bobby, saat ini di eks Hotel Soechi yang menjadi lokasi isolasi terpusat sudah terisi 51 orang. Tak ada persyaratan tertentu bagi warga Medan yang ingin menjalani isolasi di gedung tersebut.

"Saat ini ada 51 warga di sini, setelah sebelumnya delapan warga sudah kita perbolehkan pulang karena sudah sehat, namun ada tujuh warga yang kita rekomendasi agar dirawat di rumah sakit karena kondisinya menuju berat ditambah faktor usia yang sudah lansia" ujarnya.

Menantu Presiden Joko Widodo itu menyebut Hotel Soechi digunakan untuk penanganan Covid-19 di Medan. Orang-orang yang terpapar Covid-19 tanpa gejala atau mengalami gejala ringan diwajibkan menjalani isolasi di gedung isolasi terpadu tersebut.

"Ini kita wajibkan. Apapun alasannya diwajibkan. Karena orang-orang tanpa gejala Covid-19 lebih berpotensi menyebarkan virus corona dibanding yang mengalami gejala," katanya.

(frd/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK