Kapolri Kritik Keras Tingkat Vaksinasi di Bogor

CNN Indonesia | Selasa, 03/08/2021 20:50 WIB
Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kampus IPB Bogor, Kapolri menyoroti proses vaksinasi di kota hujan yang masih 16 persen itu. Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Kampus IPB Bogor, Kapolri menyoroti proses vaksinasi di kota hujan yang masih 16 persen. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyoroti angka vaksinasi Covid-19 di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang terbilang masih rendah.

Hal itu diungkapkan Listyo saat meninjau pelaksanaan vaksin massal di Kampus IPB Bogor, Selasa (3/8). Menurut dia penting bagi wilayah penyangga ibu kota untuk mempercepat proses vaksinasi tersebut.

"Di wilayah Bogor yang menjadi penyangga ibu kota menjadi sangat penting untuk segera digarap dengan cepat karena angkanya masih sekitar 16 persen sehingga butuh akselerasi," kata Listyo dalam keterangan tertulis.


Merujuk pada data Kementerian Kesehatan dalam website vaksin.kemkes.go.id, Kabupaten Bogor sejauh ini sudah menyunting vaksin dosis pertama untuk 548.108 orang. Jumlah itu menyumbang 1,45 persen dari target vaksinasi di tingkat provinsi.

Sementara, Kota Bogor tercatat telah menyuntik 300.869 vaksin dosis pertama dengan 0,79 persen dari target vaksin provinsi.

Jenderal bintang empat itu berharap agar proses vaksinasi di wilayah tersebut dapat terus meningkat tiap harinya. Menurutnya, momentum kemerdekaan Indonesia dapat dimanfaatkan untuk akselerasi vaksinasi itu.

Listyo mengingatkan agar masyarakat tak takut-takut lagi untuk mengikuti vaksinasi Covid-19. Dia menekankan, vaksin untuk kebaikan bersama.

"Saya imbau vaksinasi dalam rangka meningkatkan imunitas saudara-saudara dalam menghadapi Covid. Oleh karena itu jangan ragu vaksin karena di semua negara melaksanakan itu," ujar mantan ajudan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tersebut.

Selain vaksin, Listyo juga meminta agar warga tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Hal itu untuk mencegah penularan virus.

Dia menyatakan, akselerasi vaksin dan kepatuhan prokes nantinya dapat berdampak pada penurunan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah itu. Sehingga, masyarakat akan dapat lebih fleksibel untuk berkegiatan.

"Dampaknya aktivitas ekonomi meningkat dan pertumbuhan ekonomi meningkat. Ayo kita berbondong-bondong melaksanakan vaksin dan tetap memakai masker," ucapnya.

Polri setidaknya mengerahkan stok 5 ribu vaksin jenis Sinovac untuk dilakukan di Kampus IPB Bogor hari ini. Mereka menyasar masyarakat umum, mahasiswa dan pegawai kampus untuk dapat divaksin. Kegiatan itu masih akan berlangsung hingga 4 Agustus 2021.

(mjo/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK