Ikuti UFC Jalanan, Petarung Akui Hobi Plus Bonus Rp100 Ribu

CNN Indonesia | Kamis, 05/08/2021 01:42 WIB
Salah satu pelaku tarung bebas di Makassar menceritakan ihwal keterlibatan dirinya dalam pertarungan ala UFC bertajuk street fighting tersebut. Petarung bebas diamankan polisi saat dihadirkan di Mapolrestabes Makassar. (CNN Indonesia/Ilham)
Makassar, CNN Indonesia --

Salah satu petarung bebas jalanan ala Ultimate Fighting Championship (UFC) di Makassar, Sulawesi Selatan, yang berinisial RA mengaku ikut dalam pertarungan tersebut, karena ingin menyalurkan hobinya.

RA yang dihadirkan di halaman Mapolrestabes Makassar bersama tujuh orang lainnya yang terlibat dalam pertarungan jalanan tersebut, setelah diamankan pihak kepolisian pada Selasa 3 Juli 2021, malam.

"Karena hobi, baru pertama kali ikut yang seperti ini," kata RA, Rabu (4/8).


Ia mengaku sebelumnya diajak salah satu rekannya dengan diiming-imingi mendapatkan sejumlah uang hasil bertarung.

"Saya diajak teman. Saya dikasih uang Rp 100 ribu. Kalau menang dan kalah tetap dikasih uang Rp100 ribu," beber dia.

Wajah RA yang dihadirkan mengalami sejumlah luka lebam. Ia juga menjelaskan mengenai lawan-lawan yang dihadapinya tak ia kenal sebelumnya.

"Lawan saya tidak kenal. Aturan mainnya bebas saja, durasi waktunya saya kurang tahu. Tidak ada pakai alat, kalau wasit ada," ungkapnya.

Sementara, salah satu penonton yang turut diamankan pihak kepolisian, MAF (18) mengaku sebelum menonton pertarungan bebas jalanan itu sempat memesan tiket melalui akun Instagram Makassar Street Fight.

"Per lembar tiketnya itu seharga Rp 10 ribu sistem pembayarannya COD di depan Monumen Mandala," katanya.

Dalam kasus ini, polisi menangkap delapan orang, yakni RA dan MA (19) yang merupakan petarung; warga EI, AB, TS (18), MRA (15), MAF (18), serta MAS (17).

"Kejadiannya itu terjadi pada Senin dini hari di sekitar Jalan Ince Nurdin dekat Monumen Mandala. Tadi malam kita amankan 8 orang petarung dan juga penonton," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Kompol Jamal Fathur Rakhman, Rabu (4/8).

Sampai saat ini kata Jamal tim gabungan baik dari Polsek Ujung Pandang, Polrestabes Makassar dan Resmob Polda Sulsel terus melakukan pengembangan kasus tersebut.

"Untuk sementara tim masih melakukan pencarian, termasuk panitia yang mengadakan," ujarnya.

Jamal menjelaskan modus gelaran pertarungan liar ini adalah dengan menyebar informasi melalui akun Instagram Makassar Street Fight.

"Kemudian para penonton akan berkomunikasi dengan admin akun Instagram itu, untuk pembelian tiket nonton dan petarung juga dijanjikan sekitar 10 persen dari hasil penjualan tiket," jelasnya.

(mir/kid)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK