Sekum Muhammadiyah Abdul Mu'ti Sindir Menteri Jokowi Elitis

CNN Indonesia | Kamis, 09/09/2021 08:35 WIB
Sekum Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengatakan sebagian kebijakan menteri Jokowi yang elitis ini jauh dari rakyat. Hal ini berbeda dengan Jokowi yang merakyat. Sekum PP Muhammadiyah menyebut sebagian besar menteri Jokowi elitis. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menyindir sebagian menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersikap elitis. Mu'ti menyebut sejumlah kebijakan yang mereka buat pun jauh dari rakyat.

Menurutnya, sikap elitis ini berbeda dengan Jokowi yang merakyat dan peduli kepada masyarakat kecil. Hal ini disampaikan Mu'ti lewat akun Twitter pribadinya, @Abe_Mukti.

"Pak Jokowi adalah presiden yang merakyat, peduli kepada rakyat dan kaum alit. Tetapi, sebagian menterinya justeru elitis, sikap dan kebijakannya jauh dan menjauhkan diri dari rakyat. Eman-eman," kata Mu'ti, dikutip Kamis (9/9).


Mu'ti mengizinkan CNNINdonesia.com mengutip pernyataannya tersebut. Namun, ia enggan menjelaskan lebih lanjut soal menteri-menteri elitis.

"Terserah orang mau menafsirkan apa," ujarnya.

Pengamat politik LIPI, Wasisto Raharjo Jati menduga menteri yang dianggap elitis itu seperti Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim. Menurutnya, sejumlah kebijakan Nadiem tak aspiratif kalangan akar rumput.

Kebijakan itu, kata Wasisto, seperti pembubaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) hingga penyaluran dana BOS dengan syarat minimal sekolah memiliki 60 siswa dalam 3 tahun terakhir. Meski kebijakan terakhir direvisi.

"Saya pikir contoh menteri yang kesannya agak elitis mungkin Nadim Makarim. Nadim beberapa kali agak blunder dalam kebijakan," ujarnya.

"Dan mungkin juga Menteri Erick (Thohir), soal kompetensi dan pengangkatan komisaris BUMN," kata Wasisto menambahkan.

Sementara pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komarudin menilai sikap elitis sudah menjadi karakter dan bawaan dari pribadi para menteri tersebut. Ia mengamini sebagian menteri Jokowi elitis.

"Karena mungkin dia dilahirkan dari keluarga kaya, atau memang tak peduli terhadap rakyat jelata," ujarnya.

Ujang menyerahkan kepada rakyat untuk menilai sikap dan kebijakan untuk melihat siapa saja para menteri yang elitis. Menurutnya, para pembantu presiden sudah seharusnya mendekat ke rakyat dan kebijakannya ramah rakyat kecil.

"Dalam banyak hal mereka elitis. Mestinya mereka merapat dan mendekat ke rakyat. Mestinya kebijakan-kebijakan menterinya juga harus prorakyat. Jangan propengusaha," katanya.

(tim/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK