Rangkuman Covid: Gejala Aneh di Jatim hingga Booster Pejabat
CNN Indonesia
Kamis, 09 Sep 2021 17:54 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi pandemi covid di RI. (REUTERS/AJENG DINAR ULFIANA)
Jakarta, CNN Indonesia --
Program vaksinasi virus corona (covid-19) di Indonesia dimulai pada pertengahan Januari 2021. Target pemerintah untuk merampungkan vaksinasi 70 persen penduduk Indonesia di Desember masih dipertanyakan lantaran hingga saat ini capaian vaksin dosis pertama belum mencapai 50 persen.
Di tengah program vaksinasi yang diklaim terus digenjot, pemerintah mulai melakukan booster atau suntikan dosis ketiga vaksin covid-19 kepada tenaga kesehatan. Namun baru-baru ini muncul dugaan booster vaksin juga dilakukan oleh sejumlah pejabat di Tanah Air.
Sementara itu, sebaran varian delta B1617.2 yang dinilai berbahaya terus melonjak di Indonesia. Varian delta paling diwaspadai lantaran dinilai memiliki tingkat penularan yang tinggi dan agresif. Varian baru yang dikenal sebagai varian Mu juga tengah menjadi sorotan global, meskipun disebut tak seganas varian Delta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Dugaan Booster Vaksin Pejabat di DKI
Koalisi Warga LaporCovid-19 menerima sejumlah aduan dari warga perihal dugaan pelaksanaan program vaksinasi virus corona dosis ketiga alias booster untuk kalangan pejabat dan aparat beserta keluarga mereka.
Co-Inisiator LaporCovid-19 Ahmad Arif menyebut pihaknya mendapat laporan perihal pesan WhatsApp yang ditujukan kepada beberapa orang untuk melakukan vaksin booster menggunakan vaksin Moderna untuk non-tenaga kesehatan di bilangan Jakarta Selatan.
Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widiastuti mengatakan vaksinasi virus corona dosis ketiga alias booster hanya diberikan kepada para nakes. Hal itu disampaikannya untuk merespons sejumlah aduan dari warga yang diterima oleh LaporCovid-19 perihal dugaan vaksinasi dosis ketiga untuk pejabat di Jakarta.
"Kita merunut kebijakan dari pemerintah pusat bahwa booster dilakukan kepada tim dari kesehatan dan penunjang. (Sejauh ini) masih tim kesehatan untuk penunjang," kata Widyastuti kepada wartawan, Kamis (9/9).
Pemda Diminta Sanksi Warga Dapat Booster
Merespons aduan dugaan booster vaksin pejabat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengizinkan pemerintah daerah (Pemda) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk menjatuhkan sanksi bagi sejumlah pihak non tenaga kesehatan (nakes) yang kedapatan melakukan vaksinasi booster.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, segala bentuk pengawasan terkait pelaksanaan vaksinasi baik dosis 1 dan 2, serta booster merupakan kewenangan Pemda setempat. Pun ia kembali menegaskan bahwa vaksin booster saat ini hanya menyasar 1.468.764 nakes di Indonesia.
Tim Medis di rumah sakit darurat Covid-19 Surabaya, atau Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), menemukan fenomena aneh dari sejumlah pasien yang tengah dirawat di sana. Mereka merupakan pasien dari kelompok Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru pulang ke Jawa Timur.
Penanggungjawab RSLI, Laksamana Pertama dr Ahmad Samsulhadi mengatakan salah seorang pasien itu menunjukkan hasil Cycle Threshold (CT) value yang sangat rendah, berada di angka 1,8. Dikhawatirkan hal itu merupakan tanda-tanda infeksi Covid-19 mutasi baru.
Kemenkes Tunggu Hasil Tes Warga Surabaya CT Value Rendah
Kemenkes masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen dari kelompok PMI yang baru pulang ke Jawa Timur baru-baru ini. Pemeriksaan Whole Genome Sequence (WGS) dilakukan usai hasil CT value salah seorang pasien menunjukkan nilai sangat rendah, berada di angka 1,8.
Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, CT value rendah belum bisa menjadi acuan pasti bahwa pasien covid-19 terpapar atau melahirkan varian baru. Kemenkes sebelumnya menetapkan, apabila CT value bernilai di bawah 30, maka spesimen mereka akan diperiksa menggunakan WGS.
Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memperkirakan mutasi virus SARS-CoV-2 varian B.1621 atau yang dikenal dengan varian Mu telah menjangkiti Indonesia. Hal itu diperkirakan terjadi, lantaran virus tersebut telah teridentifikasi sejak Januari 2021 di Colombia.
Dicky sangsi bahwa pemerintah mengklaim varian Mu ini belum ditemukan di Tanah Air. Ia menyebut, pemerintah masih kurang masif dan lemah dalam melakukan teknik pencarian strain virus dengan metode Whole Genome Sequence (WGS).
Warga DKI Masuk Daftar Hitam Tak Bisa Keluyuran
Warga DKI Jakarta yang masuk dalam daftar hitam atau blacklist dilarang pergi ke tempat umum lainnya. Gubernur DKI Anies Baswedan menyebut pihaknya sedang mempersiapkan aplikasi untuk sistem daftar hitam ini.
Aplikasi tersebut akan mencatat rekam jejak warga yang datang ke tempat yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran virus corona.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengklaim Indonesia memperoleh banyak pujian dari negara lain terkait penurunan kasus virus corona yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Tanah Air, setelah sempat mengalami puncak kasus pada pertengahan Juli 2021.
Budi menyebut, pujian itu disampaikan sejumlah tokoh kesehatan negara lain saat mereka mengadakan pertemuan G20 di Roma, Italia, pada 5-6 September lalu.
Kendati mendapat pujian, Budi juga menyampaikan bahwa kasus covid-19 di Indonesia sangat fluktuatif. Tak menutup kemungkinan, lonjakan covid-19 ketiga akan terjadi lagi dalam beberapa waktu ke depan.
3 Ribu Orang Ditargetkan Jadi Relawan Vaksin mRNA di RI
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan Indonesia akan memulai uji klinik fase III vaksin covid-19 dengan platform mRNA hasil kerjasama dengan Yuxi Walvax Biotechnology, China, yang akan dikembangkan di Indonesia.
Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut penelitian dan pengembangan vaksin berbasis mRNA ini merupakan kali pertama di Indonesia. Vaksin ini akan dikembangkan di fasilitas produksi (fill & finish) milik PT Etana Biotechnologies Indonesia (PT Etana).
Kemenkes per Kamis (9/9) Pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 70.322.560 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara baru 40.362.820 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 33,77 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 19,38 persen.
Update Covid 9 September 2021
Data harian yang dirilis Kementerian Kesehatan per hari ini, Kamis (9/9) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 5.990 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 10.650 kasus, dan 334 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.153.355 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 3.887.410 orang dinyatakan pulih, 127.829 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 138.116 lainnya meninggal dunia.
Jakarta, CNN Indonesia --
Program vaksinasi virus corona (covid-19) di Indonesia dimulai pada pertengahan Januari 2021. Target pemerintah untuk merampungkan vaksinasi 70 persen penduduk Indonesia di Desember masih dipertanyakan lantaran hingga saat ini capaian vaksin dosis pertama belum mencapai 50 persen.
Di tengah program vaksinasi yang diklaim terus digenjot, pemerintah mulai melakukan booster atau suntikan dosis ketiga vaksin covid-19 kepada tenaga kesehatan. Namun baru-baru ini muncul dugaan booster vaksin juga dilakukan oleh sejumlah pejabat di Tanah Air.
Sementara itu, sebaran varian delta B1617.2 yang dinilai berbahaya terus melonjak di Indonesia. Varian delta paling diwaspadai lantaran dinilai memiliki tingkat penularan yang tinggi dan agresif. Varian baru yang dikenal sebagai varian Mu juga tengah menjadi sorotan global, meskipun disebut tak seganas varian Delta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com telah merangkum peristiwa dan informasi perihal perkembangan kasus covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir, sebagaimana berikut.
Dugaan Booster Vaksin Pejabat di DKI
Koalisi Warga LaporCovid-19 menerima sejumlah aduan dari warga perihal dugaan pelaksanaan program vaksinasi virus corona dosis ketiga alias booster untuk kalangan pejabat dan aparat beserta keluarga mereka.
Co-Inisiator LaporCovid-19 Ahmad Arif menyebut pihaknya mendapat laporan perihal pesan WhatsApp yang ditujukan kepada beberapa orang untuk melakukan vaksin booster menggunakan vaksin Moderna untuk non-tenaga kesehatan di bilangan Jakarta Selatan.
Kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Widiastuti mengatakan vaksinasi virus corona dosis ketiga alias booster hanya diberikan kepada para nakes. Hal itu disampaikannya untuk merespons sejumlah aduan dari warga yang diterima oleh LaporCovid-19 perihal dugaan vaksinasi dosis ketiga untuk pejabat di Jakarta.
"Kita merunut kebijakan dari pemerintah pusat bahwa booster dilakukan kepada tim dari kesehatan dan penunjang. (Sejauh ini) masih tim kesehatan untuk penunjang," kata Widyastuti kepada wartawan, Kamis (9/9).
Pemda Diminta Sanksi Warga Dapat Booster
Merespons aduan dugaan booster vaksin pejabat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengizinkan pemerintah daerah (Pemda) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk menjatuhkan sanksi bagi sejumlah pihak non tenaga kesehatan (nakes) yang kedapatan melakukan vaksinasi booster.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyebut, segala bentuk pengawasan terkait pelaksanaan vaksinasi baik dosis 1 dan 2, serta booster merupakan kewenangan Pemda setempat. Pun ia kembali menegaskan bahwa vaksin booster saat ini hanya menyasar 1.468.764 nakes di Indonesia.
Tim Medis di rumah sakit darurat Covid-19 Surabaya, atau Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI), menemukan fenomena aneh dari sejumlah pasien yang tengah dirawat di sana. Mereka merupakan pasien dari kelompok Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang baru pulang ke Jawa Timur.
Penanggungjawab RSLI, Laksamana Pertama dr Ahmad Samsulhadi mengatakan salah seorang pasien itu menunjukkan hasil Cycle Threshold (CT) value yang sangat rendah, berada di angka 1,8. Dikhawatirkan hal itu merupakan tanda-tanda infeksi Covid-19 mutasi baru.
Kemenkes Tunggu Hasil Tes Warga Surabaya CT Value Rendah
Kemenkes masih menunggu hasil pemeriksaan spesimen dari kelompok PMI yang baru pulang ke Jawa Timur baru-baru ini. Pemeriksaan Whole Genome Sequence (WGS) dilakukan usai hasil CT value salah seorang pasien menunjukkan nilai sangat rendah, berada di angka 1,8.
Direktur Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, CT value rendah belum bisa menjadi acuan pasti bahwa pasien covid-19 terpapar atau melahirkan varian baru. Kemenkes sebelumnya menetapkan, apabila CT value bernilai di bawah 30, maka spesimen mereka akan diperiksa menggunakan WGS.
Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memperkirakan mutasi virus SARS-CoV-2 varian B.1621 atau yang dikenal dengan varian Mu telah menjangkiti Indonesia. Hal itu diperkirakan terjadi, lantaran virus tersebut telah teridentifikasi sejak Januari 2021 di Colombia.
Dicky sangsi bahwa pemerintah mengklaim varian Mu ini belum ditemukan di Tanah Air. Ia menyebut, pemerintah masih kurang masif dan lemah dalam melakukan teknik pencarian strain virus dengan metode Whole Genome Sequence (WGS).
Warga DKI Masuk Daftar Hitam Tak Bisa Keluyuran
Warga DKI Jakarta yang masuk dalam daftar hitam atau blacklist dilarang pergi ke tempat umum lainnya. Gubernur DKI Anies Baswedan menyebut pihaknya sedang mempersiapkan aplikasi untuk sistem daftar hitam ini.
Aplikasi tersebut akan mencatat rekam jejak warga yang datang ke tempat yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penyebaran virus corona.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengklaim Indonesia memperoleh banyak pujian dari negara lain terkait penurunan kasus virus corona yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir di Tanah Air, setelah sempat mengalami puncak kasus pada pertengahan Juli 2021.
Budi menyebut, pujian itu disampaikan sejumlah tokoh kesehatan negara lain saat mereka mengadakan pertemuan G20 di Roma, Italia, pada 5-6 September lalu.
Kendati mendapat pujian, Budi juga menyampaikan bahwa kasus covid-19 di Indonesia sangat fluktuatif. Tak menutup kemungkinan, lonjakan covid-19 ketiga akan terjadi lagi dalam beberapa waktu ke depan.
3 Ribu Orang Ditargetkan Jadi Relawan Vaksin mRNA di RI
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan Indonesia akan memulai uji klinik fase III vaksin covid-19 dengan platform mRNA hasil kerjasama dengan Yuxi Walvax Biotechnology, China, yang akan dikembangkan di Indonesia.
Kepala BPOM Penny K Lukito menyebut penelitian dan pengembangan vaksin berbasis mRNA ini merupakan kali pertama di Indonesia. Vaksin ini akan dikembangkan di fasilitas produksi (fill & finish) milik PT Etana Biotechnologies Indonesia (PT Etana).
Kemenkes per Kamis (9/9) Pukul 12.00 WIB mencatat sebanyak 70.322.560 orang telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona. Sementara baru 40.362.820 orang telah rampung menerima dua dosis suntikan vaksin covid-19 di Indonesia.
Dengan demikian, target vaksinasi pemerintah dari total sasaran 208.265.720 orang baru menyentuh 33,77 persen dari sasaran vaksinasi yang menerima suntikan dosis pertama. Sedangkan suntikan dosis kedua baru berada di angka 19,38 persen.
Update Covid 9 September 2021
Data harian yang dirilis Kementerian Kesehatan per hari ini, Kamis (9/9) mencatat terdapat penambahan kasus covid-19 baru sebanyak 5.990 orang. Sementara untuk kasus sembuh terdapat penambahan sebanyak 10.650 kasus, dan 334 kasus meninggal baru.
Sehingga secara kumulatif, sebanyak 4.153.355 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dari jumlah itu sebanyak 3.887.410 orang dinyatakan pulih, 127.829 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri, sementara 138.116 lainnya meninggal dunia.