Ratusan Pekerja Migran Tiba, Khofifah Antisipasi Varian Baru

CNN Indonesia
Senin, 13/09/2021 18:34
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ingin kedatangan ratusan pekerja mingran Indonesia ke Bandara Juanda diawasi ketat guna cegah varian baru dari luar negeri (CNNIndonesia/Farid)
Surabaya, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau ketat kedatangan ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) dari luar negeri setiap harinya.

Hal itu, katanya, di Surabaya, Senin (13/9), "untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 varian baru."

"Kemarin misalnya datang 619 orang. Hari ini datang 350 orang. Kami biasa update data per jam 23.59. Kalau mereka itu kemudian 8 hari di 1 titik, pasti akan lebih banyak yang kami layani," lanjut dia.


Khofifah mengatakan Bandara Internasional Juanda melayani PMI yang ingin pulang kampung ke 26 provinsi. Mereka semua tidak langsung ke daerah masing-masing, melainkan ke Bandara Juanda terlebih dahulu, sehingga jumlahnya mencapai ratusan setiap hari.

"Ada PR bagi Jawa Timur, kami harus super waspada. Yaitu 26 provinsi, sebagian besar PMI-nya melayani (tiba melalui) Juanda," kata Khofifah.

Khofifah lalu meminta semua pihak terkait untuk bekerja keras melayani PMI yang baru pulang dari luar negeri. Jangan sampai ada yang tidak dilayani dan tidak mendapatkan pemeriksaan swab PCR untuk deteksi Covid-19.

PMI yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 akan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya atau rumah sakit rujukan lainnya.

"Kalau positif kemudian dia tidak bergejala maka masuk ke RSLI. Kalau mereka gejala ringan sampai sedang maka ke RS," kata Khofifah

Kemudian, PMI yang hasil swabnya dinyatakan negatif, harus menjalani masa karantina lebih dulu selama 8 hari di tempat yang sudah disiapkan. Lama waktu karantina ini bertambah menjadi 8 hari dari sebelumnya hanya 5 hari.

"Yang hasil swabnya negatif, tetap akan dikarantina. Format ini hari ini itu memang lebih besar karena karantina yang dulu 5 hari, sekarang 8 hari," kata dia.

Saat ini, Khofifah juga tengah menyiapkan kantor BPWS sebagai rumah karantina bagi para PMI. Dulu, BPWS difungsikan sebagai rumah sakit saat ada kenaikan kasus Covid-19 di Madura.

"Saat ini kita sedang menyiapkan rumah karantina di BPWS untuk bisa memberikan ruang yang 8 hari karantina itu bisa dilayani dengan baik. Jadi pastikan sebelum mereka masuk kamar udah swab PCR," ujar dia.

Sejauh ini, Pemerintah tengah mewaspadai varian baru Covid-19, yakni Mu, Lambda, dan C.1.2

(frd/bmw/bmw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK