Pencarian Warga Tenggelam di Palabuhanratu Dilanjutkan Senin

fea, CNN Indonesia | Senin, 20/09/2021 00:30 WIB
Tim SAR saat ini masih berjaga di lokasi untuk mengantisipasi kemunculan korban. Ilustrasi tenggelam. (MartinStr/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim SAR berjumlah puluhan orang masih berjaga di Pantai Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, lokasi tenggelamnya seorang warga pada Minggu (19/9). Saat ini pencarian dihentikan lantaran malam dan kondisi arus sedang tinggi.

Kasatpolair Polres Sukabumi AKP Tri Andri Affandi menyampaikan tim terdiri dari Basarnas, TNI AL, SAR, dan relawan.

Tri mengatakan pencarian pada malam ini ditunda karena cuaca dan hari sudah gelap sehingga dikatakan hal itu tidak memungkinkan. Meski begitu tim SAR telah melakukan koordinasi penentuan titik dan teknis pencarian yang akan dilakukan pada Senin.


"Pencarian dilanjutkan esok hari dengan membagi tim untuk melakukan pencarian di tengah laut dengan menggunakan kapal dan penyisiran di darat. Saat ini personel SAR masih bersiaga di lokasi untuk memantau titik lokasi hilang tenggelamnya korban," kata Tri, dilansir dari Antara.

Sebelumnya dikabarkan terjadi kecelakaan laut pada satu keluarga yang terdiri dari Enar (41), Dias Sandriah (12), dan Putri Rahayu (13) ketika sedang beraktivitas di Pantai Kebonkalapa, Citepus, Palabuhanratu.

Awalnya Putri tenggelam karena terseret arus dan digulung ombak, kemudian Enar dan Dias segera menolongnya. Putri selamat, namun Dias tenggelam dan hingga kini belum ditemukan.

Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi Okih Fajri mengatakan dua korban selamat sudah dibawa ke rumah sakit, sementara Dias masih dicari.

"Dua korban selamat sudah dievakuasi, namun satu di antaranya, yakni Putri mengalami sesak napas diduga akibat terlalu banyak minum air laut dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu, sementara Dias masih dalam pencarian," kata Okih.

(fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK