Pria Tewas saat Live TikTok Diduga Dibunuh Teman Dekat

CNN Indonesia | Senin, 20/09/2021 09:01 WIB
Kematian pria IS (29) saat live di TikTok di rumah susun di Jatinegara, Jakarta Timur masih belum menemukan titik terang. Ilustrasi pembunuhan saat rekam aksi live TikTok di Jatinegara. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kematian pria IS (29) saat live di TikTok di rumah susun di Jatinegara, Jakarta Timur masih belum menemukan titik terang. Polisi masih menyelidiki dugaan motif pembunuhan oleh teman dekat.

Pengacara IS, Dosma Roha Sijabat menyebut korban diduga dibunuh oleh teman dekatnya. Dosma mengungkapkan beberapa alasan yang jadi dasar.

Teman akrab yang dimaksud oleh pengacara, adalah orang yang pernah tinggal dengan korban. Dia pun memiliki masalah hutang piutang dengan korban, bahkan korban sempat membuat poster untuk mencari orang tersebut.


"Sehari sebelum kejadian, tanggal satu, mendiang sudah menyebar brosur, mencari seseirang karena ada utang piutang. Itu adalah orang selama ini tinggal atau tidur bersama mendiang. Dan orang itu kabur tanggal satu," ucap Dosma mengutip detik.com, Minggu (19/9).

Dosma menyebut, beberapa orang dicurigai terlibat dalam kasus pembunuhan ini. Namun, orang yang memiliki masalah hutang piutang dengan korban adalah pria berinisial C.

"Kalau inisial, karena itu kan lebih dari 1 orang. Jadi untuk kami menyebutkannya, saya butuh koordinasi dengan pihak kepolisian, tapi untuk saat ini, yang bisa disebutkan insialnya adalah yang ada utang piutang, yang dicetak brosur oleh mendiang, yaitu inisial C," kata Dosma.

Selain itu, Dosma pun mencurigai teman dekat korban berinisial N. N adalah teman dekat yang tinggal bersama korban sebelum dengan C.

"Mengumumkan (kematian korban) ke grup WhatApp secara pribadi dan itu, dan seseorang ini adalah orang yang sebelumnya tinggal dengan mendiang sebelum dengan C," katanya.

"Dia ini inisial N, ini orang yang masuk room live dan dia mengumumkan bahwa C kini hutang kepada mendiang. Saya curiga saat ini C dan N," katanya.

Selain itu, Dosma juga mengatakan telah mendapat beberapa ciri pelaku. Hal itu dia dapat setelah mencari saksi-saksi saat live tiktok.

"Yang sangat jelas mengatakan bahwa di situ ada orang dan bahkan tiga kali live. Jam 10 malam tanggal dua, sampai 1.30 tanggal tiga. Itu ada orang. Saksi jelaskan ciri-cirinya," ucapnya.

Sebelumnya, Dosma menyebutkan ada tujuh orang yang dicurigai sebagai pelaku. Mereka dikenal oleh korban. Dosma menyebutkan sejauh ini ada tujuh orang yang diduga terkait dengan peristiwa tewasnya korban. Dosma menyebut ketujuh orang itu mengenal korban.

Sebelum ditemukan tewas saat live TikTok, IS terlihat tengah membawa satu kantong kresek berwarna hitam lewat CCTV.

IS terlihat mengenakan kaos lengan panjang serta celana jeans panjang. Selain itu, IS juga terlihat mengenakan jam tangan. Dari tangan tersebut, IS juga tampak membawa sebuah kantong kresek berwarna hitam. IS juga mengenakan sandal dan masker.

Foto tersebut dibenarkan oleh Ketua RW setempat Tengku Jatmiko. Dia menyebut, jika dilihat dari postur badan dan wajahnya pria dalam CCTV itu adalah IS.

Tengku menyebut jika IS sempat tertangkap kamera CCTV pada Kamis (2/9) dan terakhir terlihat pukul 20.15 WIB. Selang beberapa jam kemudian, Tengku mendapat informasi dari warganya jika ada temuan seorang mayat. Ketika dicek ke dalam, ternyata mayat tersebut ialah IS dengan posisi sudah tergeletak di sofanya dalam keadaan meninggal.

Kanit Reskrim Polsek Jatinegara AKP Tri Sambodomengaku ada dugaan pembunuhan dalam peristiwa gantung diri tersebut, namun penyidik masih melakukan penyelidikan Meski begitu, Tri belum mengambil kesimpulan penuh soal dugaan pembunuhan tersebut. 

Baca Berita selengkapnya di sini.

(dal/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK