Hilang Sejak Minggu, Pendaki Gunung Guntur Belum Ditemukan

CNN Indonesia | Rabu, 22/09/2021 05:12 WIB
Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah mengatakan pihaknya membagi tim pencarian menjadi 5 search rescue unit (SRU) yang disebar ke sejumlah titik. Muhamad Gibran Arrasyid (14) yang dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, belum ditemukan memasuki hari kedua pencarian. Ilustrasi (Unsplash/David Marcu)
Bandung, CNN Indonesia --

Muhamad Gibran Arrasyid (14) yang dilaporkan hilang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, belum ditemukan setelah hari kedua pencarian. Tim SAR Gabungan masih terus mencari keberadaan pendaki asal Garut.

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansah mengatakan pihaknya membagi tim pencarian menjadi 5 search rescue unit (SRU) yang disebar ke sejumlah titik.

"SRU 1 melakukan penyisiran dari pos 3 ke arah timur sejauh 500 meter, SRU 2 dari pos 3 ke arah utara 500 meter, SRU 3 dari pos 3 ke arah selatan sejauh 500 meter, SRU 4 dari pos 3 ke arah barat sejauh 500 meter dan SRU 5 melakukan pencarian dari pos 1 ke arah Curug Citiis sejauh 500 meter," kata Deden, Selasa (21/9).


Gibran dilaporkan hilang pada Minggu (19/9) lalu. Ia mendaki bersama 13 temannya, Sabtu (18/9) pagi. Tim pendakian terdiri dari 11 orang laki-laki dan 3 orang perempuan.

Rombongan Gibran tiba sekitar pukul 17.30 WIB di pos 3. Mereka memutuskan bermalam sebelum melanjutkan pendakian ke puncak Gunung Guntur pagi harinya.

Gibran bersama kedua teman perempuannya memilih tetap di pos 3. Mereka tidak ikut rekannya ke puncak. Gibran dengan kedua teman perempuannya itu berada di tenda yang berbeda.

"Hingga saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran sesuai dengan rencana operasi SAR," ujarnya.

Tim SAR gabungan pencarian pendika hilang di Gunung Guntur terdiri dari Basarnas, Sabhara Polres Garut, Koramil Tarogong, BPBD Kabupaten Garut, Polsek Tarogong Kaler.

Kemudian Forum Relawan Kab. Garut, BKSD Kabupaten Garut, Pecinta Alam Kabupaten Garut, Tagana, FKPA, KELANA, KPG, Sigap Persis, MDMC, Mata Angin, Volunteer Cikuray, keluarga korban, dan masyarakat setempat.



(hyg/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK