Saksi: Robin Eks KPK Sebut Kasus Tanjungbalai Diurus Taliban

CNN Indonesia
Senin, 11 Oct 2021 16:29 WIB
Eks Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial klaim bekasi penyidik KPK Robin sebut tim Taliban yang usut dugaan korupsi lelang jabatan di Tanjungbalai. Eks penyidik KPK Robin Patuju klaim kasus korupsi Tanjungbalai yang diurus Taliban. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Wali Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara, M. Syahrial, mengaku pernah mendapat informasi dari mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), AKP Stepanus Robin Pattuju, perihal tim yang menangani kasus dugaan korupsi lelang jabatan di Tanjungbalai yang melibatkan dirinya adalah tim Taliban.

Demikian disampaikan Syahrial saat menjadi saksi untuk terdakwa Stepanus dan Maskur Husain di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (11/10).

"[Terdakwa Robin] pernah sampaikan inisial penyidik kasus saksi? Atau istilah penyidik pernah disampaikan?"ujar jaksa KPK, Heradian Salipi.


"Di kasus saya saat itu disebutkan Taliban pak, 'Taliban ini'," jawab Syahrial.

Stepanus dan Maskur Husain diadili karena didakwa telah menerima suap dari Syahrial untuk membantu menghentikan penyelidikan kasus dugaan korupsi lelang jabatan di Tanjungbalai. Namun, perkara itu tetap diproses KPK hingga menetapkan Syahrial sebagai tersangka.

Adapun tim penyidik KPK yang menangani kasus dugaan korupsi lelang jabatan ini adalah Novel Baswedan Cs. Saat menangani perkara itu, Novel Cs menemukan bukti keterlibatan Stepanus yang menerima suap dari Syahrial. Atas dasar itulah, Stepanus diseret ke muka persidangan dan dipecat dari KPK.

Dalam persidangan ini, Syahrial menyatakan tidak mengetahui siapa saja penyidik yang masuk ke dalam 'tim Taliban' tersebut.

"Yang tangani 'tim Taliban', diterangkan enggak sama terdakwa siapa?" tanya jaksa.

"Dibilangnya taliban lah, sulit ini masuknya," jawab Syahrial.

Dalam perkara ini, Stepanus bersama Maskur Husain didakwa menerima hadiah atau janji berupa uang dengan jumlah keseluruhan Rp11.025.077.000dan US$36ribu.

Total uang itu diterima Stepanus dan Maskur dari beberapa pihak terkait dengan lima perkara korupsi yang ditangani lembaga antirasuah. Dua di antaranya dari Syahrial dan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

(ryn/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER