UPDATE CORONA 21 OKTOBER

Positif Covid-19 RI Bertambah 633, Meninggal Dunia 43

CNN Indonesia
Kamis, 21 Oct 2021 17:28 WIB
Kasus positif covid-19 per Kamis (21/10) bertambah 633 pasien. Total yang terinfeksi Covid-19 selama pandemi mencapai 4.237.834 kasus. Ilustrasi Covid-19 di Indonesia. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kasus positif covid-19 per Kamis (21/10) bertambah 633 pasien. Tambahan tersebut membuat total positif yang terinfeksi Covid-19 selama pandemi mencapai 4.237.834 kasus.
Dari total positif itu sebanyak 143.120 orang meninggal (bertambah 43) dan 4.079.120 pasien sembuh (bertambah 1.372).

Dengan demikian, jumlah kasus aktif Covid-19 se-Indonesia hingga hari ini 15.594 usai ada penurunan sebanyak 782 kasus.

Per periode waktu yang sama Satgas Covid-19 mencatat ada 218.399 spesimen yang diperiksa dari seluruh laboratorium kesehatan se-Indonesia. Selain itu ada 4.336 orang yang terdata sebagai suspek dalam 24 jam terakhir.


Untuk vaksinasi, capaian dosis pertama bertambah 609.911 (110.406.777), kemudian dosis kedua ada peningkatan 550.456 (total 65.173.148). Adapun untuk vaksinasi dosis ketiga alias booster telah mencapai 1.084.605 orang.

Sebagai informarsi, pemerintah resmi memperpanjang kembali Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) per Senin (18/10) sebagai instrumen menjaga pengendalian penyebaran Covid-19. Namun, sejumlah kota besar di Jawa dan Bali mulai turun level selama perpanjangan PPKM hingga 2 November mendatang.

Wilayah Jabodetabek, kecuali Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor, kini menerapkan level 2. Selain Jabodetabek, beberapa kota besar lain yang mulai turun ke level dua, yakni enam kabupaten kota di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Sedangkan, Kota Surabaya turun dua level ke level 1, setelah sepekan sebelumnya di level 3.

Dalam perpanjangan PPKM Level 2, pemerintah mulai melonggarkan sejumlah aktivitas masyarakat dalam skala besar. Baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun hiburan.

Di sektor pendidikan, wilayah dalam perpanjangan PPKM Level 2 diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka dengan kapasitas maksimal mencapai 50 persen. Kapasitas tersebut juga berlaku untuk pekerjaan di sektor non-esensial, dengan syarat telah divaksinasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

(dal/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER