RK: Santri Harus Kuat Melawan Ideologi Pengancam Pancasila

Pemprov Jawa Barat | CNN Indonesia
Jumat, 22 Oct 2021 20:14 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar para santri siap dan kuat seperti para pendahulu melawan penjajah pengancam keutuhan negara. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar para santri siap dan kuat seperti para pendahulu melawan penjajah pengancam keutuhan negara. (Foto: Arsip Pemprov Jabar)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berpesan agar para santri siap dan kuat seperti para pendahulu melawan penjajah pengancam keutuhan negara.

"Sekarang santri harus kuat melawan ideologi-ideologi yang mengancam Pancasila, NKRI dan nilai-nilai pada ikrar santri. Para santri harus terdepan untuk meluruskannya," ujar Emil saat menjadi pembina upacara peringatan Hari Santri Nasional tingkat Jabar di Lapangan Gasibu Bandung, Jumat (22/10).

Menurut Emil, sapaan akrabnya, peringatan Hari Santri setiap 22 Oktober sangat penting agar bisa terus membawa semangat Hubbul Wathon Minal Iman. Karena, kata dia, bela negara juga merupakan bagian dari iman.


Menurutnya, resolusi jihad pada 22 Oktober 1945 lalu yang merupakan cikal bakal lahirnya hari santri, menjadi penyemangat saat pertempuran melawan penjajah di Surabaya.

Emil mengatakan, dari tanah Jabar juga banyak para kyai dan santri yang berkorban nyawa membela kemerdekaan Indonesia termasuk dari kalangan keluarganya.

"Uwa saya sahid sampai hari ini belum ditemukan jasadnya dalam perang melawan Belanda di Ujungberung," ungkapnya.


Perda Pesantren

Emil menuturkan, selain ditetapkannya Hari Santri pada 2015 lalu, ada dua peraturan penting lain yang mendukung santri dan pesantren di Indonesia.

Yaitu, lahirnya Undang-Undang Pesantren dan Peraturan Presiden tentang dana abadi untuk pengelolaan pesantren. Menurutnya, Jabar menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerbitkan Perda Pesantren.

"Saya sampaikan provinsi pertama di Indonesia yang memiliki Perda Pesantren setelah UU Pesantren itu terbit adalah Jabar," katanya.

Perda tersebut merupakan komitmennya bersama Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum yang berasal dari keluarga besar pesantren.

"Ini bagian dari komitmen saya dan Pak Uu, waktu Pilgub karena kami berdua datang dari keluarga besar pesantren yang berkomitmen melahirkan pondasi keberpihakan secara legal formal yaitu Perda Pesantren," katanya.

Dia menambahkan, dengan Perda Pesantren tersebut, infrastruktur maupun dukungan santri lainnya akan lebih mudah dan cepat.

"Maka saya titip ke para santri harus jadi SDM unggul di masa depan," katanya.

(mko/fef)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER