UPDATE CORONA 23 OKTOBER

Rangkuman Covid: Mal Ramai, Nakes Terima Insentif Lebih

CNN Indonesia
Sabtu, 23 Oct 2021 20:20 WIB
Berikut perkembangan informasi mengenai pandemi Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir yang dirangkum CNNIndonesia.com Mal dan pusat perbelanjaan mulai ramai oleh anak-anak berkat pelonggaran aturan PPKM Level 2 di Jakarta (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meski jumlah penambahan kasus positif virus corona (Covid-19) dalam beberapa bulan terakhir mengalami penurunan, Indonesia belum benar-benar terlepas dari pandemi. Terlebih kasus kematian yang masih terus dilaporkan setiap hari menjadi peringatan.

Indonesia disebut juga tak lepas dari risiko potensi gelombang ketiga Covid-19 yang diprediksi bakal terjadi akhir tahun ini. Untuk melindungi warga, pemerintah terus gencar meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19.

Berikut perkembangan informasi mengenai pandemi Covid-19 di Indonesia dalam 24 jam terakhir yang dirangkum CNNIndonesia.com


Kelebihan Insentif Nakes

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan pembayaran insentif terhadap ribuan tenaga kesehatan (nakes) per September 2021 sebesar Rp36 miliar.

Kemenkes lalu meminta nakes yang sempat mendapat insentif double agar mengembalikannya.

"Kami ingin sampaikan bahwa pengembalian insentif ini hanya ditujukan pada tenaga kesehatan yang menerima double transfer dari Kemenkes, artinya menerima double pembayaran di bulan sama," kata Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, Trisa Wahjuni Putri, dalam konferensi pers daring, Sabtu (23/10).

Polemik PCR Syarat Terbang

Meski mendapat kritikan dari sejumlah kalangan masyarakat, hasil negatif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) sebagai syarat penerbangan dinilai masih relevan.

Dokter Spesialis Paru, Handoko Gunawan, menyebut hasil tes PCR negatif bagi penumpang pesawat merupakan syarat paling tepat yang telah diputuskan pemerintah.

"Banyak hasil antigen negatif, tapi PCR positif. Maka tindakan pemerintah untuk menjadikan PCR sebagai syarat untuk naik pesawat sangat jitu," kata Handoko dalam webinar bersama Biotek Farmasi Indonesia, Sabtu (23/10).

Deportasi Pelanggar Karantina

Pemerintah memberlakukan sanksi deportasi bagi wisatawan mancanegara yang ketahuan melanggar aturan karantina selama lima hari. Setidaknya itu berlaku di Bali yang notabene menjadi andalan bagi wisatawan untuk berlibur.

Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 akan melakukan pengawasan secara ketat selama 24 jam terhadap kegiatan karantina bagi para wisatawan.

"Itu 24 jam, pengetatan pengawasan di hotel karantina. Ada unsur gabungan, ada Pos kesehatan oleh KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) termasuk klinik kesehatan yang disediakan oleh hotel dan tergabung petugas keamanan tiga unsur TNI, Polri, dan Satgas yang diwakili oleh unsur Satpol PP," kata Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, I Made Rentin, Sabtu (23/10).

Gairah Pusat Perbelanjaan

Pusat perbelanjaan di DKI Jakarta mulai kembali ramai dipenuhi pengunjung. Itu terjadi usai pemerintah melonggarkan aktivitas sebagaimana aturan dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Gambaran itu terlihat di mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada Sabtu (23/10) siang. Berdasarkan data aplikasi PeduliLindungi, tercatat setidaknya ada 18.840 pengunjung dari total kapasitas yang diperbolehkan sebanyak 200.000 pengunjung.

Pantauan CNNIndonesia.com, terdapat beberapa penumpukan pengunjung di titik-titik akses mal. Tidak seperti sebelumnya, memasuki area mal, kini jamak ditemukan pemandangan anak-anak hilir mudik sambil riang di lorong-lorong pusat perbelanjaan.

Kasus Covid-19

Kasus positif Covid-19 pada hari ini, Sabtu (23/10), bertambah 802. Dengan begitu, total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 4.239.396 orang.

Dari jumlah itu, terdapat 4.081.417 orang yang dinyatakan sembuh. Pasien yang sembuh dari infeksi Covid-19 bertambah 1.066 pada hari ini.

Sementara ada tambahan 23 pasien yang meninggal dunia pada hari ini, membuat total keseluruhan angka kematian di Indonesia mencapai 143.176 orang.

(ryn/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER