AKBP Dermawan Karosekali Luka Robek di Kepala, Dijahit di Rumah Sakit

CNN Indonesia
Kamis, 25 Nov 2021 21:26 WIB
AKBP Dermawan Karosekali diserang anggota Pemuda Pancasila saat berusaha menenangkan massa yang memaksa masuk Gedung DPR di tengah demo yang memanas. Massa demo Pemuda Pancasila di Gedung DPR. AKBP Dermawan Karosekali diserang anggota Pemuda Pancasila saat berusaha menenangkan massa yang memaksa masuk Gedung DPR di tengah demo yang memanas. Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino
Jakarta, CNN Indonesia --

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol E Zulpan mengatakan AKBP Dermawan Karosekali dari Ditlantas Polda Metro menjadi korban pengeroyokan oleh massa Pemuda Pancasila (PP) saat aksi di DPR.

Zulpan mengatakan Dermawan dikeroyok saat hendak menenangkan massa yang mencoba merangsek masuk dengan mendobrak gerbang DPR.

Berdasarkan pantauan, massa aksi PP beberapa kali memang sempat ricuh saat meminta aparat membuka gerbang. Situasi juga memanas saat massa mencoba memblokade ruas jalan depan DPR sehingga mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh.


"Mereka mencoba memaksa masuk ke dalam. Tentunya ini kan gedung dewan, kan ada etika," kata Zulpan kepada wartawan di kompleks parlemen DPR, Kamis (25/11).

Dia menjelaskan, dalam unjuk rasa tak semua massa aksi bisa melewati gerbang DPR. Meski begitu, pihaknya tetap berusaha mengakomodir agar aspirasi massa tetap tersampaikan kepada para anggota dewan.

Menurut Zulpan, Dermawan mengalami luka di kepala bagian belakang. Dugaan sementara luka tersebut akibat sabetan senjata tajam. Petugas yang menjabat sebagai Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya itu kini telah dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani perawatan.

"Kepala bagian belakang ini mengalami luka robek dan pendarahan yang cukup besar dan harus mendapat beberapa jahitan," kata dia.

Karena insiden itu, polisi diketahui lalu membubarkan aksi massa secara paksa. Pembubaran dilakukan sekitar pukul 16.00 WIB atau lebih dari tiga jam setelah aksi dimulai.

Selama aksi pembubaran, polisi menangkap puluhan massa yang dianggap melawan. Mereka yang ditangkap sebagian kedapatan membawa senjata tajam. Hingga kini, 15 massa PP telah ditetapkan sebagai tersangka karena membawa sajam.

Sedangkan, satu anggota PP yang diduga merupakan pelaku pemukulan kepada Dermawan Karosekali telah diamankan aparat.

Aksi unjuk rasa PP digelar untuk menuntut permintaan maaf dari politikus PDIP Junimart Girsang yang sebelumnya menyebut PP sebagai orang kisruh. Junimart juga meminta pemerintah bertindak tegas.

(thr/gil)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER