Gempa M 4,1 Guncang Madura Tak Berpotensi Tsunami

CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jan 2022 17:47 WIB
Peristiwa itu disebabkan oleh patahan lokal Zona Sesar Rembang-Madura-Kangean-Sakala (RMKS) dan tak berpotensi tsunami. Peristiwa itu disebabkan oleh patahan lokal Zona Sesar Rembang-Madura-Kangean-Sakala (RMKS) dan tak berpotensi tsunami. (Foto: Istockphoto/ P_Wei)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Sabtu (15/1). Peristiwa itu disebabkan oleh patahan lokal Zona Sesar Rembang-Madura-Kangean-Sakala (RMKS) dan tak berpotensi tsunami.

Hasil analisa BMKG menujukkan bahwa episenter terletak pada koordinat 7,25 derajat LS dan 112,92 derajat BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 23 kilometer Tenggara Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Pada kedalaman 14 kilometer.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat patahan lokal RMKS Fault," Kepala Stasiun Geofisika BMKG Tretes, Kabupaten Pasuruan, Djati Cipto Kuncoro, Sabtu (15/1).


Djati mengatakan berdasarkan laporan masyarakat dampak gempa berupa guncangan dirasakan di wilayah Bangkalan. Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Kemudian di wilayah Juanda, Surabaya Timur, Surabaya Utara, Sumenep, getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

"Gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujarnya.

Djati pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Masyarakat juga diminta menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," ucapnya.

(frd/asa)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER