17.768 Kebakaran di 2021, 5.274 di Antaranya Akibat Korsleting

CNN Indonesia
Selasa, 01 Mar 2022 15:05 WIB
Sebanyak 17.768 kebakaran terjadi sepanjang 2021, dengan 5.274 kasus di antaranya akibat korsleting listrik. Ilustrasi. Kemendagri menyebut ada 17.768 kebakaran sepanjang 2021. (Foto: ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 17.768 kasus kebakaran terjadi di Indonesia sepanjang 2021, dengan 5.274 kasus di antaranya diakibatkan oleh arus pendek aliran listrik.

"Tahun 2021 dapat kami sampaikan bahwa telah terjadi 17.768 kejadian kebakaran di seluruh Indonesia. Penyebab paling banyak dari kasus adalah karena arus pendek aliran listrik, yaitu sebanyak 5.274 kasus atau sekitar 45 persen," kata Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA, dalam acara Peringatan HUT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tahun 2022, melalui kanal YouTube, Selasa (1/3).

Selain kebakaran, dia juga menyebutkan kejadian non-kebakaran di Indonesia tercatat tinggi.

"Sedangkan operasi penyelamatan non-kebakaran mencapai sebanyak 79.559 kali. Artinya kejadian penyelamatan non-kebakaran hampir 5 kali lipat dibandingkan dengan penyelamatan akibat terjadi kebakaran," ujarnya.

Atas dasar itu, ia pun meminta seluruh masyarakat berpartisipasi dalam menanggulangi kejadian baik kebakaran maupun non-kebakaran. Sebab, mengandalkan petugas pemadam kebakaran saja tak cukup untuk menyelesaikan masalah.

"Tentunya keterlibatan peran aktif masyarakat dibutuhkan karena mengandalkan petugas kebakaran saja tidaklah cukup meng-cover ke seluruh pelosok tanah air," ucapnya.

(blq/arh)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER