Pria di Kediri Ngamuk Bacok 10 Orang, 4 Tewas

Safyra Primadhyta | CNN Indonesia
Selasa, 08 Mar 2022 02:58 WIB
Seorang pria diduga membacok 10 orang keluarga dan tetangganya dengan senjata tajam di Desa Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Seorang pria diduga membacok 10 orang keluarga dan tetangganya dengan senjata tajam di Desa Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ilustrasi. (iStockphoto/BrianAJackson).
Kediri, CNN Indonesia --

Seorang pria diduga dengan brutal membacok 10 orang keluarga dan tetangganya dengan senjata tajam di Desa Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Empat orang di antaranya tewas.

Salah satu perangkat desa setempat, Aris Setiawan mengatakan bahwa kejadian itu bermula saat pria berinisial R itu diduga terlibat cekcok dengan ibu dan ayahnya.

"Kata tetangga sekitar, awalnya itu cekcok sama ibunya, masalah kerjaan," ujar Aris, Senin (7/3).

Aris mengatakan pelaku dan ibunya diduga cekcok perihal pekerjaan. Diketahui, R kini tak bekerja usai terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Di tengah cekcok, pelaku diduga naik pitam. Dengan senjata tajam berjenis sabit atau celurit ia lalu membacok ibu, ayah dan juga adiknya hingga tewas di tempat. Sejumlah tetangga yang ditemuinya juga jadi sasaran.

"Lalu dia kalap, membacok bapak dan ibunya, adiknya juga ikut melerai, akhirnya kena juga," ucapnya.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra, membenarkan kejadian itu. Ia mengatakan polisi kini tengah mendalami. Pelaku sendiri sudah berhasil pihaknya amankan di rumah yang bersangkutan.

"Pelaku kami amankan bersama anggota di polres," kata Rizki.

Dalam insiden itu, sebanyak 10 orang menjadi korban. Tiga orang tewas ditempat, satu orang tewas di rumah sakit, sementara enam lainnya masih menjalani perawatan karena luka parah.

"Data sementara ada 10 korban totalnya. Meninggal di tempat tiga orang, satu di rumah sakit. Sementara, kami masih update beberapa korban yang opname di rumah sakit," ucapnya.

Rizki menyebut, saat ini pihaknya masih menyelidiki motif pelaku melakukan aksi pembacokan tersebut, serta menggali keterangan dari para saksi kejadian.

(frd/sfr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER