2 Orang Tewas Tertembak Saat Demo Tolak Pemekaran Papua di Yahukimo

CNN Indonesia
Selasa, 15 Mar 2022 19:24 WIB
Polisi mengakui beberapa pedemo yang menolak daerah otonomi baru di Yahukimo, Papua, meninggal dunia akibat terkena tembakan. Ilustrasi. Aparat menembak dua orang peserta demo penolakan pemekaran Papua di Yahukimo. (Foto: CNN Indonesia/ Huyogo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah pedemo yang menolak pemekaran wilayah atau daerah otonomi baru (DOB) di Kabupaten Yahukimo, Papua, meninggal dunia akibat terkena tembakan polisi.

"Yang kami ketahui, untuk korban yang meninggal terkena tembakan atas nama Yakop Deal (30) dan Erson Weipsa (22)," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Selasa (15/3).

Ia menjelaskan demonstrasi itu dilakukan sejak pukul 10.00 WIT di beberapa titik di Kota Dekai, untuk kemudian menyampaikan aspirasinya di kantor Kominfo wilayah tersebut.


Aksi itu semula berjalan kondusif. Orasi yang dilakukan massa aksi berlangsung hampir sekitar tiga jam. Kamal menyebut gelaran demo mulai menyulut keributan. Polisi mengklaim massa melakukan pembakaran pukul 13.20 WIT.

"Dampak dari aksi yang dilakukan oleh masa pendemo ini juga menyasar kepada petugas kepolisian setempat sehingga terjadi bentrok massa dan pembakaran-pembakaran di beberapa titik," jelas dia.

Sejumlah anggota kepolisian pun terluka. Hingga akhirnya, kata Kamal aparat "mengambil tindakan tegas dan terukur". Selain dua orang meninggal, terdapat dua massa yang juga terkena luka tembak pada bagian paha atas nama Etos Itlay dan Luki Kobak.

"Saya juga sudah berkoordinasi dengan Kapolres Yahukimo dan Bupati untuk segera di tangani bagaimana melakukan langkah-langkah cepat dalam menghadapi masyarakat," jelas Kamal.

Menurutnya, pengamanan aksi unjuk rasa itu semula dilakukan oleh 200 personel dari Satgas Damai Cartenz. Pengamanan ditambah 200 orang lagi oleh anggota Polres Yahukimo.

"Nantinya saya akan tambahkan personel untuk menjadi perkuatan di kabupaten Yahukimo. Untuk anggota yang menjadi korban saat ini sebanyak 1 orang an. Briptu Muhammad Andi yang terkena luka sobek pada bagian kepala dan saat ini telah ditangani oleh tim medis," tandas dia.

Di pihak lain, Manajemen Markas Pusat KOMNAS Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), berdasarkan laporan aktivis pembela HAM Papua dari Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo, mengklaim tiga orang tewas dalam demo tersebut. 

"Manajemen Markas pusat KOMNAS TPNPB-OPM telah terima laporan dari Yahukimo bahwa pasukan teroris Indonesia Yaitu TNI dan Polri tembak mati seorang korlap aksi demo tolak DOB Papua di Yahukimo dan yang lain mengalami luka tembak (TNI/Polri Tembak Mati 3 Orang Demonstran)," demikian pernyataan siaran pers TPNPB-OPM, Selasa (15/3).

TPNPB-OPM pun "memberikan peringatan Keras kepada semua Bupati yang usul pemekaran di seluruh Tanah Papua, termasuk Bupati Kabupaten Yahukimo yaitu Didimus Yahuli."

(mjo/asa/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER