Jakarta, CNN Indonesia -- Kabagops Korlantas Polri Kombes Eddy Djunaedi mengungkapkan skema satu arah alias one way saat mudik lebaran 2022 hanya akan diberlakukan di KM 47 Tol Jakarta-Cikampek sampai Tol Kalikangkung.
Skema yang sama juga akan diberlakukan untuk arah Tol Kalikangkung sampai Gerbang Tol (GT) Halim pada saat arus balik. Sementara untuk Tol Cipularang, Korlantas Polri menyatakan tak akan diterapkan skema one way.
"Tidak [ada di Cipularang]. One way hanya di KM 47 sampai Kalikangkung, itu pada saat mudiknya. Nanti [arus] baliknya dari Kalikangkung sampei KM 47 atau Kalikangkung sampai Gerbang Tol Halim," ujar Eddy saat dikonfirmasi, Selasa (19/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara lebih rinci, Eddy menjabarkan skema one way akan dilakukan sesuai jadwal yang telah dikeluarkan Korlantas dengan pemberitahuan dua jam sebelum mulai.
Eddy menyebutkan untuk skema arus mudik, one way akan diterapkan mulai hari Kamis 28 April pukul 17.00 sampai 24.00 dan dilanjutkan Jumat-Sabtu keesokan harinya pukul 07.00-24.00. Skema itu berakhir pada hari Minggu tanggal 1 Mei pukul 12.00 siang.
Sedangkan untuk arus balik, skema ini mulai berlaku hari Jumat tanggal 6 Mei pukul 14.00-24.00, lalu dilanjutkan keesokan harinya mulai pukul 07.00-24.00.
Hari terakhir, Minggu hingga Senin tanggal 8-9 Mei, one way akan dilakukan sepanjang pukul 07.00 sampai 03.00 pagi.
Eddy menjelaskan bahwa jadwal one way ini akan dilakukan situasional sesuai kondisi kepadatan jalan.
"Kita prediksinya gitu. Kalau nanti memang cepat one way-nya kita percepat penutupannya, tapi kalau nanti masih panjang, kepadatan kendaraannya masih panjang, kita akan lanjutkan, belum kita tutup. sifatnya situasional," papar Eddy.
Selain one way, pihak kepolisian akan menerapkan skema ganjil-genap yang dimulai bersamaan dengan jadwal one way. Setidaknya terdapat tujuh ruas jalan tol yang memberlakukan ganjil genap yakni Jakarta-Cikampek, Cikopo-Palimanan, Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, dan Batang-Semarang.
RK: Pemudik Istirahat Cukup 30 Menit di Rest Area
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengimbau kepada pemudik memanfaatkan waktu maksimal 30 menit di tempat istirahat atau rest area jalan tol saat mudik lebaran 2022..
"Imbauan saya kepada pemudik di kendaraannya dibekali makanan mencukupi dan semua hal emergency sehingga kalau tidak bisa ke rest area karena terbatas, maka kenyamanan buka di jalan dan lainnya masih bisa dilakukan," ujar pria yang akrab disapa Emil itu di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa.
Selain itu, ia membeberkan Pemprov Jabar menyiapkan 126 posko mudik tersebar di berbagai wilayah. Jumlah ini belum termasuk 337 posko yang disiapkan Polda Jabar yang akan hadir selama arus mudik-balik.
"Persiapannya ada 500 lebih posko sudah disiapkan oleh Pemprov dan Polda Jabar," ucapnya.
Sebagai informasi, Dinas Perhubungan Jawa Barat memprediksi puncak mudik akan terjadi pada 29 dan 30 April. Sementara untuk puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 8 Mei 2022.
Diperkirakan lonjakan kendaraan akan terjadi pada pukul 07.00-09.00 WIB.
Dishub Jabar memperkirakan warga Jabar yang akan keluar pada momen Idul Fitri tahun ini akan mencapai 9,2 juta orang. Sementara Jakarta plus Bodebek mencapai 14 juta orang.
"Pemudik yang akan melintas Jabar diperkirakan mencapai 4,5 juta orang. Melintasi jalan arteri, hingga jalur alternatif dan terutama jalan tol," ujar Kepala Dishub Jabar A. Koswara.
Persiapan Pelayanan Mudik Lebaran di Padangbai Bali
Suasana Pelabuhan Padangbai di Kabupaten Karangasem, Bali beberapa waktu lalu. (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)
Sebanyak 21 unit armada kapal telah disiapkan untuk antisipasi lonjakan penumpang menjelang liburan lebaran Idul Fitri di Pelabuhan Padangbai Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Kepala Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan, sebenarnya ada 26 unit armada kapal hanya saja lima kapal masih dilakukan perbaikan atau perawatan tahunan tetapi dalam waktu dekat lima kapal tersebut akan bergabung untuk mengangkut penumpang.
"Ada 26 kapal tapi 5 sedang perawatan tahunan dan sementara ini ada 21. Kita coba nanti evaluasi kembali dalam waktu dekat dan kemungkinan besar yang perawatan itu juga kembali," kata Suyasmin, saat dihubungi Selasa (19/4).
Ia juga memprediksi, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 hingga 29 April 2022 nanti. Karena, hal itu bersamaan dengan cuti bersama.
"Saya prediksi menjelang cuti bersama di tanggal 28 dan 29 April. Itu, sudah mulai orang berpergian," imbuhnya.
Sementara, untuk laporan hari ini para penumpang yang melewati Pelabuhan Padangbai sudah sekitar 600 dan 700 orang. Kemudian, untuk kendaraan roda empat dan roda dua sudah ratusan dan menurutnya angka penumpang dan kendaraan masih normal.
Kemudian, pihaknya kembali memprediksi pada puncak mudik pada tanggal 29 April 2022 nanti akan ada sekitar 3 ribu per hari penumpang dan ribuan kendaraan yang akan melewati Pelabuhan Padangbai. Hal itu, menurutnya karena kebijakan bagi para penumpang saat ini sangat mudah cukup vaksin booster dan tanpa tes antigen.
"Dengan kemudahan persyaratan perjalanan yang penting sudah booster tidak rapid tes kemungkinan akan meningkat daripada sebelum-sebelumnya. Bisa tiga ribu penumpang barangkali dan ribuan kendaraan," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga sudah mendirikan posko terpadu untuk mudik lebaran dan juga sudah mensosialisasikan Surat Edaran (SE) Satgas Covid-19, Nomor 16, Tahun 2022.
"Kita tetap mengacu kepada SE Satgas. Syarat yang pertama memang harus booster baru bisa berpergian tanpa rapid. Tapi seandainya sudah vaksin dua kali tidak masalah bisa juga berpergian dengan syarat rapid antigen," ujarnya.