3 Eks Napi Terorisme di Semarang Ikut Pelatihan Memasak

CNN Indonesia
Sabtu, 02 Jul 2022 17:27 WIB
Tiga eks narapidana terorisme mengikuti pelatihan memasak di Semarang, Jawa Tengah. 3 eks napi terorisme mengikuti pelatihan memasak di Jawa Tengah. Foto: RestaurantAnticaRoma/Pixabay
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak tiga orang eks napi terorisme di Semarang, Jawa Tengah mengikuti kelas memasak yang diselenggarakan pemerintah setempat. Tiga orang itu adalah Mahmud Hariono alias Yusuf, Sri Puji Mulyo dan Nur Afifudin.

Bersama sejumlah ibu-ibu, para eks napiter itu belajar membuat kue dengan bahan dasar ikan.

Kepala Dinas Perikanan Kota Semarang, Suhindoyo mengatakan kegiatan itu digelar pihaknya usai berkoordinasi Polrestabes Semarang. Pemerintah, kata dia, ingin para eks napiter itu bisa bangkit kembali untuk hidup di masyarakat.

"Kita berupaya memberdayakan pemerintah kota, Bapak Walikota memberdayakan temen-temen eks napiter ini untuk bisa bangkit kembali untuk hidup di masyarakat dan harapannya dengan diberi keterampilan ini bisa menjadi usaha keluarga atau usaha usah rumahan," kata Suhindoyo.

Ia mengatakan pihaknya akan memonitor perkembangan keterampilan para eks napi usai diberi pelatihan memasak itu. Mereka akan diberi pelatihan lebih lanjut jika memang menunjukkan perkembangan.

"Tapi kalau memang kemudian ternyata tidak berkembang ya mungkin kami beri pelatihan yang lain, mungkin latihan budidaya ikan, ada ikan lele, ada ikan tawar lainnya," katanya.

Salah seorang eks napiter yang ikut kelas memasak, Yusuf berharap dengan pemberian pelatihan itu, ia bersama eks napi lainnya bisa membuka usaha sendiri.

Ia bercerita awalnya sempat canggung saat melihat bahan-bahan dalam kelas memasak itu.

"Kami dilengkapi skill atau pemberian keterampilan untuk berbagai macam menu masak dari olahan ikan, diharapkan kita bisa mandiri di rumah dan tentunya syukur-syukur bisa outlet untuk keperluan bisa jualan," katanya.

[Gambas:Video CNN]

(yoa/lth)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER